KOPERASI SAAYUN SELANGKAH :Pemko BukittinggiKelihatannya Seperti mati suri

SUM-BAR318 Dilihat

investigasibhayangkara.com

BUKITTINGGI Investigasi Bhayangkara.com — Koperasi simpan pinjam Saayun Selangkah yang tergabung dengan Pemko Bukittinggi, kelihatannya sekarang seolah olah mati suri ke aktifannya, seperti yang dikeluhkan sebagian besar banyak anggotanya, kepada awak Media, karena Koperasi ini anggotanya terdiri dari pada ASN Pemko Bukittinggi.
hal inilah yang menjadi masalah besar bagi anggotanya.”

Sekarang sudah tidak bisa lagi mengajukan berupa pinjaman seperti layaknya Koperasi simpan.pinjam.
Pada hal simpanan wajib dipotong terus, setiap bulannya banyak diantara anggota sudah berjalan sejak dari tahun delapan puluhan sampai sekarang, dengan jumlah simpanan sudah mencapai sekitar Rp16.000.000,- dan sampai 18 jutaan yang menjadi tanda tanya ? kenapa simpanan anggota tidak bisa dicairkan keluh, ” anggota.

Pada suatu kesempatan awak Media menemui salah seorang karyawan pada Kantor Koperasi Saayun Selangkah, yang berkantor di lokasi Kantor Dinas pasar Pemko Bukittinggi, kelihatan sepi sepi saja seperti tidak ada kegiatan hal ini kelihatan pada meja lainnya pada kosong,”
Awak Media sempat mempertanyakan keluhan anggota Koperasinya, dan mendapatkan jawaban memang keadaan Koperasi sekarang dalam bermasalah, yang mengalami banyak terjadi tunggakan pembayaran kembali pinjaman yang berjalan dan juga ada terjadi pinjaman ganda ini terjadi di bagian pengurus bagian perbendaharaan, kalau saya di bidang Pembukuan.
Sehingga sekarang tidak bisa lagi terjadi segala pembayaran.” terangnya.

Sehingga sampai sekarang keadaan Koperasi mengalami kerugian yang mencapai lebih kurang sekitar Rp.4.4 Milyar, bisa bisa lebih jelas salah seorang,” Pegawai Koperasi.

Dikesempatan lain awak Media mencoba menghubungi Ketua demisioner Koperasi Saayun Selangkah Melwizardi dengan melalui telpon genggamnya yang kebetulan yang bersangkutan sedang diluar daerah sehingga sampai sekarang belum bisa ditemui.( Zlk ) *