KPK PANGGIL 9 SAKSI TPK SUAP PROYEK PUPR KOTA BANJAR DAN SEKDA KOTA BANJAR SEKARANG.

JA-BAR427 Dilihat

Investigasi bhayangkara Indonesia KOTA BANJAR, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terus mendalami kasus TPK suap terkait proyek pada dinas PUPR Kota Banjar, Jawa Barat yang menyeret mantan Walikota Banjar dua periode Herman Sutrisno dan pengusaha sekaligus kontraktor ternama di Kota Banjar yaitu Rahmat Wardi. Yang mana HS dan RW telah di tetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Pada hari kamis (24/2) melaui Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, hari ini telah memanggil sejumlah 9 saksi yang diperiksa penyidik, berasal dari kalangan pejabat, pengusaha hingga Sekda Kota Banjar yang sedang menjabat sekarang ini.

Berikut salah satunya dari kalangan pengusaha yaitu, KPK memanggil Guntur Rachmadi selaku Direktur Operasional PT. Pribadi Manunggal.

Selanjutnya KPK juga memanggil Fenny Fahrudin, Kepala Dinas Keuangan dari Tahun 2010-2011 dan Citra Reynantra, seorang PNS dan juga Direktur PT. Prima Mulya.

Ojat Sudrajat, Kadis PUPR Kota Banjar dari Tahun 2010-2013.

Sejumlah saksi lainnya yang dipanggil pada hari ini Edi Jatmiko Kepala Dinas PUPR Kota Banjar Tahun 2013-2010. Asep Suhendar alias Asep Omo, PNS RSUD Kota Banjar atau Sekpri Walikota Banjar Tahun 2003-2013.

Dedi Sudrajat, selaku Pokja Dinas PUPR Kota Banjar tahun 2012-2013, dan H. Rachwan alias Wabil, Wadir Umum RSUD Kota Banjar tahun 2009-2017. Selain itu juga Ade Setiana, selaku Sekda Kota Banjar tahun 2017 sampai saat ini.

” Pemeriksaan dilakukan di Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat,”
(Encep.Dian/Jaya).