oleh

KUNJUNGAN KERJA MENTRI PERTANIAN KE CILACAP

InvestigasiBhayangkaraIndonesia.Cilacap – Investigasi Bhayangkara Indonesia, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meresmikan Toko Mitra Tani yang berada di Jalan Pamintalan No 55 RT 8 RW 6, Kelurahan Tambakreja, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap pada Jumat (12/6/2020).

Peresmian dihadiri oleh Menteri Pertanian beserta sejumlah Dirjen, Bupati dan Wakil Bupati Cilacap beserta Forkompinda Kabupaten Cilacap.

Dalam kunjungan kerjanya, menteri pertanian menyampaikan bahwa Kabupaten Cilacap adalah sebagai lumbung pangan Jawa Tengah dan nasional.

Dalam sambutanya Syahrul menyampaikan pesan bagaimana menyikapi tantangan sektor pertanian ditengah pandemi covid-19.

Oleh sebab itu lumbung pangan sebesar Cilacap harus lebih dikuatkan lagi ditengah situasi seperti sekarang ini.

Salah satu yang penting adalah dengan menjaga supply dan demand atau antara permintaan dan ketersediaan bahan pangan itu sendiri.

Maka dengan adanya toko mitra tani diharapkan dapat menjadi stabilizer atau penyeimbang harga bahkan memperkuat pasar yang ada.

“Tentu harga pangan yang ada disini sangat stabil dan sangat standar tetapi tidak berarti merusak harga pasar,” ujar Syahrul Yasin Limpo kepada Tribunjateng.com, Jumat (12/6/2020).

Menteri menyampaikan jika paling tidak satu kabupaten memiliki satu toko mitra tani, tetapi jika dapat lebih dari itu akan menjadi baik.

Sejauh ini toko tani yang sudah ada di Indonesia sekira 3.800 toko tani.

Bupati Kabupaten Cilacap, Tato S Pamuji dalam sambutannya menyampaikan jika toko tani yang ada di Kabupaten Cilacap sendiri sudah ada sebanyak 55 toko.

Pernyataan tersebut dipertegas oleh Kepala Dinas Pangan dan Perkebunan Cilacap, Silan bahwa toko tani tersebar bukan hanya di wilayah Cilacap kota saja.

“Jumlah tersebut bukan hanya di Cilacap tetapi ada juga di Kroya, Majenang, Sidareja, dan Karangpucung, tetapi memang terbanyak berada di wilayah Kota Cilacap,” kata Kepala Dinas Pangan dan Perkebunan Cilacap, Susilan.

Petani-petani di Cilacap dapat mensuplai bahan pangan ke toko tani tersebut sesuai dengan bahan pangan apa yang dibutuhkan.

“Biasanya adalah beras, telur, gula kelapa, sayur-sayuran,” imbuhnya.

Sehingga kebutuhan pangan pokok dapat terpenuhi di toko mitra tani termasuk semua komoditas unggulan di Cilacap.

Selain meresmikan Toko Mitra Tani, Menteri Pertanian juga berkesempatan melepas ekspor gula semut Cilacap sebanyak 25 ton dengan tujuan Brazil.

Tidak hanya memproduksi komoditas pangan dasar tetapi pertanian mampu melakukan ekspor ke mancanegara.

Pihaknya merasa bersyukur bahwa ditengah pandemi covid-19 seperti sekarang ini masih ada komoditi ekspor yang dikirim. ( Ap-ibi )

Komentar

News Feed