oleh

Lagi, Di Kutai Barat Bus Karyawan Tambang Batubara Bertabrakan VS Avanza

Investigasi Bhayangkara Indonesia.com – KUTAI BARAT (Kaltim) | Bus karyawan salah satu perusahaan tambang batubara mengalami kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) bertabrakan dengan sebuah minibus jenis Avanza timbulkan korban luka.

Insiden lakalantas terjadi di poros trans Kalimantan tepatnya di kampung Lambing kecamatan Muara Lawa, Kubar, Rabu pagi (19/5/2021) sekira pukul 07.00 wita.

Dikonfirmasi melalui telepon seluler, Kapolsek Muara Lawa AKP. Hartono membenarkan kejadian tersebut.
“Tidak ada korban jiwanya, hanya kerugian materi saja seperti bagian depan sebelah kanan mobil ringsek dan as rodanya patah,” ujar Ajun Komisaris Polisi Hartono.

Ia pun menjelaskan, kondisi sopir taksi travel yang membawa penumpang ke Kubar itu saat ini sedang mendapatkan perawatan medis.
“Sopir langsung dirujuk ke Rumah Sakit HIS. Katanya sih ada sakit di bagian pinggangnya. Sedangkan penumpang diketahui selamat.” jelas Hartono.

Kapolsek Muara lawa itu menyebut bahwa berkas perkara nya telah dilimpahkan ke Polres Kubar.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui pasti bus karyawan dari perusahaan tambang batubara mana, serta berapa jumlah penumpang yang di bawa oleh masing-masing kendaraan tersebut.

Menurut penelusuran media IBI, saat ditemui di ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD Harapan Insan (HIS) Sendawar, Agus Setiawan (37 tahun) sopir kendaraan jenis Avanza sedang terbaring dikelilingi kerabatnya.
Ia nampak dalam kondisi sangat kesakitan dengan kaki kanan yang di spalk dan dibebat dengan perban. Rabu siang (19/05/21)

Ia mengaku mengemudi dari arah Samarinda menuju Kutai Barat yang kemudian mengalami musibah tabrakan.
“Saya dari Samarinda menuju Kubar, dan mengalami kecelakaan di Lambing. Sekarang mengalami sakit di kaki. Gak bisa digerakkan….,” ucap Agus dengan menahan rasa sakit dan tidak bisa meneruskan keterangannya.

Seorang wanita berhijab yang mengaku masih kerabat dekat Agus meneruskan dengan mengatakan ada tulang pinggul bagian kanan bergeser dan tulang dekat lutut bagian kanan patah.

Dikonfirmasi media ini, humas RSUD HIS dr. Eri Sarudin melalui
kepala jaga IGD shift pagi dr. Sophia Desmiyati menyebut, pasien tiba pukul 10.45 Wita. “Sebenarnya ini pasien rujukan dari klinik Harapan Kita Lambing.
Pasien tiba pukul 10.45 Wita.
Keadaan pasien saat datang mengalami kenyerian…, kesakitan sekali. Bapak tersebut ditemukan secara umum ada trauma di area bagian paha. Setelah kita lakukan tindakan stabilisasi, pasien tersebut sudah mulai stabil. Ini tindakan daruratnya,” terang dr. Sophia.

Lebih lanjut Sophia menyatakan pasien sudah di rontgen.
“Terakhir ini kita sudah rontgen juga, sisa tindakan spesialistik. Kita tunggu kabar dari dokter spesialis bedah.”

Menurut dokter Kepala jaga IGD itu, terhadap pasien tersebut perlu diadakan tindakan pembedahan.
“Menurut saya perlu tindakan bedah, tetapi nanti bicara kearah sana dari dokter spesialisnya.” tutur Sophia.

Ditanya apa ada kemungkinan patah tulang, Sophia mengatakan kemungkinan ada,
” Sepertinya kearah sana ada, tetapi nanti dokter spesialisnya yang berbicaralah.” elaknya.

Mengakhiri konfirmasinya dr. Sophia menyebut pihaknya masih terus melakukan observasi terhadap pasien. 
“Kondisi pasien sudah mulai stabil, namun kita terus observasi, apakah yang kita temukan ada tambahan lainnya, atau memang hanya di area paha ini saja, seperti itu saja.
Jadi selama belum dipindahkan ke ruangan, kami terus lakukan observasi hal-hal lainnya apa  mungkin ada trauma di perutnya, lain-lain yang timbulnya belakangan. Dan sejauh ini diperlukan pasien untuk rawat inap.” pungkasnya.

Sementara itu Kasatlantas Polres Kubar belum bisa dihubungi untuk dimintai konfirmasinya.
(IBI-Paul)

Komentar

News Feed