oleh

Lakalantas di Dumoga Belum Ada Kejelasan Hukum

Investigasi Bhayangkara Indonesia.com. Bolmong – Sampai saat ini pihak keluarga korban Lakalantas yang terjadi pekan kemarin, masih menjadi tanda tanya.

Informasi di dapat, pihak kepolisian dituding lambat dalam penanganan lakalantas yang menyebabkan hilangnya nyawa, atas nama Yunus Hamidu warga Kelurahan Imandi Kecamatan Dumoga Tengah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Provinsi Sulawesi Utara.

Hal tersebut seperti dikatakan, anak kandung korban Denny Hamidu, dimana dirinya belum mendapat informasi kejelasan pelaku tabrak lari tersebut.

“Kami dari keluarga sudah mengecek ke Satlantas Polres Kotamobagu, akan tetapi hanya kendaraan roda empat yang menabrak orang tua kami berada disitu, sopir yang menjadi pelaku dari pihak lantas menyampaikan bahwa berada di Polres Bolmong,” ungkap Hamidu, (17/1/2021).

Lanjutnya, mendapat informasi tersebut pihak keluarga bergegas menuju Polres Bolmong yang jarak tempuh dari Satlantas Polres Kotamobagu sekitar satu jam.

“Sesampainya di Polres Bolmong, dari penjelasan aparat bahwa pelaku berada di Polsek Dumoga Timur,” bebernya.

Akan tetapi bukannya, mendapat informasi baik tapi informasi yang menyebabkan pihak keluarga mempertanyakan kinerja dari kepolisian.

“Di Polsek pelaku dibebaskan dengan alasan masih dibawah umur,” kata Hamidu.

Dirinya meminta agar pihak kepolisian harus, mengusut tuntas kasus yang menyebabkan hilangnya nyawa.

“Kami harap pihak aparat harus koperatif, walaupun pelaku dibawah umur harus ada proses hukum yang jelas, jangan membuat kami pihak keluarga mengambil langkah lain,” jelas Denny.(tim***)

Komentar

News Feed