oleh

Literasi Digital menjadi salah satu pilar penting

Investigasi Bhayangkara Indonesia com, Jakarta – Pada Hari Kamis tanggal 9/9/21 Literasi digital menjadi salah satu pilar penting untuk pendidikan di masa kini, terutama pasca pandemi covid-19,.

Ketua MPR RI Meminta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi/Kemendikbudristek segera mengevaluasi kurikulum yang ada untuk disesuaikan dengan kondisi dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, disamping tidak hanya meningkatkan kemampuan siswa dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh/PJJ, namun juga membekali siswa dengan keterampilan digital yang di masa mendatang dapat mendorong produktivitas publik dan menjadi keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja.

Dan Bamsoet Berpendapat pentingnya pemerintah memberikan pelatihan untuk peningkatan kemampuan masyarakat terhadap penggunaan teknologi di era kemajuan teknologi informasi, guna menangkal hoaks dan kekerasan berbasis daring. Karena itu, MPR meminta pemerintah melalui Kemendikbudristek melakukan langkah yang dapat meningkatkan literasi digital yang ditanamkan di berbagai tingkatan pendidikan, dari mulai pendidikan anak usia dini, dasar, hingga menengah.

Serta Meminta Kemendikbudristek membentuk cara berpikir masyarakat yang dapat memahami dan mengolah informasi secara kritis karena penggunaan internet dan gawai di Indonesia relatif tinggi, dengan demikian pemerintah dapat memperbanyak kegiatan masyarakat melalui akses internet di berbagai platform.

Dan.Meminta Kemendikbudristek juga memperkuat literasi dasar yang harus dikuasai oleh masyarakat, seperti kecakapan numerasi, membaca, dan menulis, terlebih sekitar 3 juta orang di Indonesia masih buta aksara, dikarenakan ke depannya penguasaan terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) akan semakin berkembang.” Jelas Bamsoet

News Feed