oleh

Lounching Kawah Candradimuka PeDeKa Jero Kapolres OKI Rangkul Personil yang Melanggar

Investigasibhayangkara.com Sumsel-OKI Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy, SH, S.IK, M.Si yang di dampingi oleh Wakapolres OKI Kompol Yudha Widyatama Nugraha S.IK dan Kabid Humas Polres OKI Akp Iriansyah saat ditemui usai pelaksanaan launching Kawah Candradimuka Mang PeDeKa Jero, di Mako Polres OKI, Selasa (21/07/20).

Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy., SH., SIK., M.Si menegaskan untuk melaksanakan pembinaan terhadap para personilnya yang melanggar dirinya tidak memilih memberikan hukuman kurungan selama 21 hari atau disidangkan di KKEP seperti kegiatan pembinaan yang dilakukan pada umumnya.

Hal itu disampaikan AKBP Alamsyah Pelupessy, saat ditemui usai pelaksanaan launching Kawah Candradimuka Mang PeDeKa Jero, di halaman utama Polres OKI, Selasa (21/07/20).

Menurutnya, terkait program pembinaan 22 personil Polres OKI, dirinya lebih memilih melakukan pendekatan dan merangkulnya agar kembali kepada sikap dasar polisi yang sebenarnya.

“Ya, ini berbeda dengan kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh polisi pada umumnya. Biasanya kalau orang (polisi) melakukan pelanggaran itu di sidang kemudian dikurung selama 21 hari atau bahkan disidangkan di KKEP. Tapi ini karena kita sayang dengan personil kita, kita menganggap mereka semua orang baik. Mungkin mereka lupa pada saat mereka setelah keluar pendidikan, bergaul dengan lingkungannya mungkin kurang benar atau kurang bagus, oleh karena itu tujuan utama launching Kawah Candradimuka ini kita merangkul kembali agar kembali pada sikap dasar polisi yang sebenarnya, dengan sejumlah pembekalan jasmani dan rohani dan materi lainya,” terang Kapolres.

Namun di akhir wawancaranya, dirinya kembali mengingatkan bagi seluruh personil di lingkungan satuan kerja Polres OKI. Jika tidak bisa memperbaiki diri, dirinya akan bertindak tegas dan memecat personil tersebut secara tidak hormat.

“Mohon maaf tanpa mengurangi rasa hormat terhadap para personil, bila tidak bisa memperbaiki diri, mereka akan kita buang. Tanpa ada mereka Polisi tetap jalan, Polri tetap eksis, Polres OKI tetap Eksis. Karena setelah kita berupaya memperbaiki mereka malah menjadi sumber pengaruh bagi anggota yang lain atau menjadi duri dalam daging,” tegas Kapolres AKBP Alamsyah Pelupessy di akhir wawancaranya.

Sebelumnya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof. DR. Eko Indra Heri. S. MM, yang langsung menghadiri dan melaunching Kawah Candradimuka Mang PeDeKa Jero dalam arahannya menegaskan, bahwa tujuan program tersebut adalah sebagai konsep perbaikan diri karena tugas seorang polisi kedepan semakin banyak tantangan dalam pelaksanaan tugasnya.

“Sehingga diharapkan menjadi ladang pengabdian, sarana mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Oleh karenanya diharapkan kepada personil untuk menjadikannya sebagai konsep dan wujud kasih sayang pimpinan Polri terhadap para personilnya,” tandasnya.(Sayid IBI).

Komentar

News Feed