oleh

Memprihatinkan Nenek Dasinah Luput Dari Teropong Dinas Sosial Pemkab Asahan

Investigasi Bhayangkara Indonesia, Nenek Dasinah 80 tahun yang hidup sendirian telah di tinggal sang suami menghadap Illahi.

Tinggal di salah satu dusun yaitu dusun parporingan atau dusun 13 desa hutabagasan kecamatan Bandar pasir mandoge kabupaten Asahan Sumatera utara.

Sang nenek tinggal di rumah sendiri selama ini sangat memprihatinkan,berpuluh tahun hidup tanpa di aliri penerangan listrik serta air juga cukup sulit di jangkau,hal ini di sampaikanya ( nenek Dasinah ) Sabtu (25/7) saat media ini menemui sang nenek.

Karena keadaan nenek Dasinah sudah sangat memprihatinkan penglihatan nenek ini juga tidak dapat lagi melihat (buta ) anaknya Mardiah (35) selama ini merantau akhirnya pulang ke kampung untuk mengurusi ibunya ( nek Dasinah ).

” Tinggal di Gubuk Rewot, Pandangan Pemkab Asahan luput Untuk Membedah Rumah Nenek dasinah “.

Akhir ini sang nenek masuk dalam program keluarga harapan (PKH )
dan hal lainya,sebelumnya sang nenek tidak pernah mendapatkan apapun,hal ini di sampaikanya dengan sedikit keluh dan rasa sedihnya kepada pemerintah ini.
Serta harapnya agar dirinya mendapatkan perhatian penuh dari
Pemeritahan kabupaten Asahan di akhir sisa usia saya ini mohon lah saya dapat bantuan pak Presiden dan bapak bupati ujarnya.

Pada hari yang bersamaan tempat yang sama,kepala dusun parporingan (dusun 13) Sutejo saat di hampiri wartawan ke kediamanya yang bersepadanan dengan gubuk nenek Dasinah,Saat di pertanyakan hal apa yang di alami dan di sampaikan si nebek Dasinah,Sutejo (kadus ) menguraikan,dulu nenek Dasinah sudah pernah mendapat bantuan bedah rumah lima juta rupiah itulah bangum lante rumah dan sedikit batunya pak,masalah lampu penerangan dan airnya dari pribadi saya memang hidup nenek ini sungguh memprihatinkan apalagi sebelum anaknya datang dan yang mengurusi,sedih memang kalau saya pak sebagai kadus apalah yang mau saya katakan dan buat,tinggal desa dan pemerintahlah dan juga perusahaan dapat memperhatikan hal ini,syukur jika mendapat perhatian dan nenek ini bisa di bantu ujar kadus singkat.(Sulaiman malaka ).

Pengirim berita :

Sulaiman malaka.

Komentar

News Feed