oleh

Mengenal Polwan yang Tegas dan Baik Akbp Anna Susila Kasubdit Pariwisata

Investigasi bhayangkara Indonesia.com Sumsel-Palembang

Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Anna Susila, SE merupakan Polwan yang bertugas di Polda Sumatera Selatan Pimpinan Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Toni Harmanto MH, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan,S.IK, SH, MH Dir Pamobvit Kombes Pol Mirzal Alwi.

Perempuan kelahiran Palembang, 7 Agustus 1973 ini sekarang menjabat sebagai Kasubdit Wisata Polda Sumsel yang sebelumnya menjabat Kabag Bin Opsnal Ditpamobvit Polda Sumatera Selatan.

Memulai karir sebagai anggota Kepolisian di Sepa PK Polri pada tahun 1997-1998, Anna Susila langsung ditugaskan di Mapolda Sumsel tepatnya di bagian Kaur Sil Pekas Polda Sumsel.

Setelah itu AKBP Anna Susila ditempatkan di Kaur Dal Subbid Dalku Bidku Polda Sumsel pada tahun 2000 hingga 2007.

Setelah itu dirinya pun ditempatkan kembali di Parik ITBID Opsnal Itwasda selama satu tahun.

“2008 hingga 2017 saya ditugaskan di Parik ITBIDBIN Itwasda Polda Sumsel, tahun 2017 saya ditugaskan sebagai Pamen Polda Sumsel dalam rangka Dik Sespimma tahun 2017 dan di Pamen RO SDM Polda Sumsel,” kata Anna saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/9/2021).

Tepatnya pada tahun 2018 hingga 2019 AKBP Anna Susila ditempatkan sebagai Kasubbidbia dan Apk Bidkeu Polda Sumsel.

Dari situ barulah hingga saat ini AKBP Anna Susila dipercaya menjadi Kasubdit Wisata Polda Sumsel yang sebelum kabag Bin Opsnal Ditpamobvit Polda Sumatera Selatan.

Awal mula perempuan 47 tahun yang tinggal di Jalan Super Semar, Kelurahan Pipa Reja Kecamatan Kemuning Palembang ini mengikuti tes kepolisian saat tamat dari kuliah di Universitas IBA Palembang.

“Waktu itu ada penerimaan polisi kebetulan saya baru lulus kuliah langsung mengikuti tes dan alhamdulillah langsung lulus dan diterima di kepolisian,” ungkap perempuan lulusan sarjana satu ekonomi ini.

22 tahun mengabdi sebagai anggota kepolisian dikatakan ibu dua anak ini lebih banyak suka dibandingkan dengan duka.

Hal tersebut dikarenakan ia dapat mengabdi kepada negara.

Istri dari M Husni Chandra (Pengacara Kondang) ini pun dapat mengatur waktu kesibukannya bekerja dengan tetap memiliki waktu bersama keluarga tercinta.

“Dapat mengaplikasikan pekerjaan, menjadikan tantangan polwan itu harus mampu siang malam harus mampu mengatur waktu.

Kapanpun bisa dilibatkan, selain itu juga keluarga bisa kita didik, bisa mengatur waktu baik pekerjaan dan keluarga,” ungkap anak ketujuh dari delapan bersaudara ini.

Pengalaman yang paling berkesan dan tentunya menyenangkan sebagai Kasubdit Pariwisata sama dengan selama bertugas sebagai Kabag Bin Opsnal Ditpamobvit Polda Sumsel, dikatakan AKBP Anna dapat langsung terjun kelapangan untuk memonitoring personil yang melakukan pengamanan yang biasanya hal ini banyak dilakukan oleh Polki dan jarang Polwan.

“Selain berkunjung kelokasi dimana tempat pariwisata yang menjadi tempat berkumpulnya banyak orang tentunya selalu menghimbau untuk tetap mematuhi prokes 5 M dimana saat ini masih berdampak Covid-19, menjalin kerja samanya serta menghimbau kepada dinas pariwisata baik kota maupun Provinsi, serta seluruh perhotelan dan restoran untuk tetap mematuhi prokes covid-19 jika dulu sebelumnya memonitoring Mendatangi lokasi-lokasi yang jauh dari keramaian dengan ditempuh jalan tanah, melewati hutan, berlobang, bahkan sempat mobil kami kepater di tengah hutan karena situasi perjalanan yang kami lalui saat ke lokasi tersebut.

Selain itu juga mengawasi dan memonitoring personel yang melaksanakan Pam di Seluruh Rumah sakit dan melakukan patroli di wilayah Kota Palembang khususnya di tempat-tempat yang menjadi timbulnya keramaian,” kata perempuan yang hobi berolahraga dan memasak ini.

Dikatakan Anna, menjadi Polwan harus tampil lebih dari Polki, karena harus dituntut lebih dari Polki, dan bekerja secara profesional dan tidak menjadi orang yang lemah.

“Untuk adik-adik yang ingin masuk polwan, silahkan berpacu pada kemampuan yang ada, tunjukan bahwa kita memiliki ilmu, jangan memandang bahwa ada keluarga.

Polwan dituntut memiliki ilmu, dan kemampuan, tidak lagi ada uang, semangat terus dan jangan berpikir yang negatif,” kata AKBP Anna. (Amru IBI).

News Feed