Menteri Pendidikan dan Kebudayaan memutuskan untuk membuka kembali kegiatan belajar dan mengajar secara tatap muka di wilayah yang berstatus zona hijau atau zona aman penyebaran Covid-19

MPR RI126 Dilihat

Investigasibhayangkara.com, Jakarta – Ketua MPR RI Bambang menginggat

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan memutuskan untuk membuka kembali kegiatan belajar dan mengajar secara tatap muka di wilayah yang berstatus zona hijau atau zona aman penyebaran Covid-19 pada tahun ajaran baru 2020-2021,

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo Meminta agar data mengenai zona wilayah benar-benar akurat setelah dilakukan pengecekan, khususnya wilayah yang dinyatakan zona hijau agar pemberlakukan kegiatan belajar-mengajar secara tatap muka aman dari penyebaran Covid-19, disamping adanya izin dari pemerintah daerah setempat.

Mendorong pemerintah bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 memastikan kesiapan protokol kesehatan setiap sekolah di zona hijau sudah sesuai dengan standar kesehatan WHO, guna mencegah terjadinya kasus positif Covid-19 di lingkungan sekolah.

Meminta tenaga pendidik dan siswa/i untuk meningkatkan kedisiplinan dan kepatuhan melaksanakan protokol kesehatan serta peraturan yang ditetapkan pihak sekolah, juga meniadakan kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang banyak seperti kegiatan ekskul.

Mendorong pemerintah bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tetap mengutamakan kesehatan peserta didik yang utama, untuk itu setiap sekolah wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Mengimbau pihak sekolah sebelum dimulainya pembelajaran tatap muka, terlebih dahulu meminta izin dari orang tua/wali siswa/i bagi anaknya untuk mengikuti pembelajaran tatap muka ucap Ketua MPR RI Bambang Soesatyo ( Red/Tomi)

Komentar