oleh

Menyampaikan aspirasi menolak UU Omnibus Law secara damai, Polda Sulteng berikan pelayanan pengamanan humanis

Investigasi Bhayangkara Indonesia, com. Palu, -Aksi menyampaikan pendapat dari berbagai kelompok elemen masyarakat dan mahasiswa untuk menolak Undang Undang Omnibus Law atau cipta kerja di Palu berakhir ricuh, Kamis (8/10/2020)

Tapi ada kelompok mahasiswa yang sebagian besar perempuan menyampaikan aspirasinya secara damai, Polisipun berikan pelayanan pengamanan secara humanis tepat di depan perwakilan Kantor Bank Indonesia Sulawesi Tengah

Setidaknya ada kurang lebih 75 mahasiswa yang oleh Polisi diamankan untuk menghindari kelompok lain yang menyampaikan aspirasi yang berakhir ricuh,

Karena mereka niatnya menyampaikan aspirasi damai, sehingga agar tidak bergabung dengan kelompok yang anarkhis, mereka kita kelompokkan sendiri ditempat yang aman, demikian jelas Kabidhumas Polda Sulteng saat berikan keterangan kepada media di depan mako Polda Sulteng Jalan Sam Ratulangi Palu

Setidaknya ada ribuan masa aksi dari berbagai elemen atau perguruan tinggi di Palu hari ini menyampaikan aspirasi untuk menolak UU Omnibus law, tetapi sangat disayangkan aksi mereka disusupi oleh oknum yang memprovokasi sehingga melakukan tindakan anarkhis dan terpaksa Polisi harus bubarkan sesuai prosedur” tutup Didik. ( Faisal )

Komentar

News Feed