Mimpi Mendapatkan Uang Rp.65 Juta Malah Mendapatkan Hukuman

BALI497 Dilihat

Investigasi bhayangkara Indonesia Denpasar -Bali : Tim Khusus Satresnarkoba Polresta Denpasar berhasil mengamankan 18 kilogram barang terlarang berupa “sabu”dari dua orang pelaku asal Banjarmasin Kalimantan Selatan yang ditangkap polisi pada Sabtu (19/2/22) sekitar pukul 16.00 wita.

Selanjutnya Dalam Konfirmasinya Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas.,S.H., S,IK.,M.Si., yang didampingi Kasat Narkoba Resnarkoba Kompol Losa Lusiano Araujo, S.IK. kepada awak media Selasa (22/2) siang mengatakan jajaran Satresnarkoba mengamankan dua pelaku tersebut berinisial AR (30) dan MA (24) di TKP areal parkir Cyloam residence Jl. Merdeka Raya Kuta Badung.

Kapolresta Denpasar Selanjutnya Mengungkapkan , Sabtu (19/2) Satuan resnarkoba berhasil mengamankan dua pelaku narkoba jaringan “Nasional” yang mengedarkan di Bali dengan jumlah barang bukti fantastis yang diamankan berupa sabu seberat 18 kilogram yang dikemas dalam 128 paket dan ditemukan juga kurang lebih 984 butir Ekstasi

Dan Lebih lanjut Kapolresta menjelaskan bahwa tim khusus yang dipimpin kasat resnarkoba di TKP pertama menemukan 1 kg sabu yang disimpan dalam tas dan selanjutnya dilakukan pengembangan di TKP kedua di gudang tepatnya rumah kos kedua pelaku Jalan Glogor Carik gang Jambu, Br. Gelogor Carik Densel disana Tim Khususnya menemukan 17 kg sabu dan exstasy 984 butir Ekstasi yang sudah dipaket serta siap edar.

Dalam hal ini Polisi berhasil menyelamatkan kurang lebih “35.000 jiwa” dari penyalahgunaan narkoba.

“Saat ini tersangka tengah dilakukan pemeriksaan dan pengembangan,sedangkan pasal yang dikenakan pasal 112 ayat (2) dan Pasal 114 ayat (2) UU.RI.No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 6 tahun dan paling lama 20 tahun penjara,” Tegas AKBP Bambang Yugo.

Menurut keterangan kedua pelaku barang haram berupa sabu dan exstasy yang diamankan dari mereka didapatkan dari seseorang yang mereka kenal bernama Mawar didapat dengan cara mengambil dihotel daerah Kuta. .

“Kedua pelaku dijanjikan upah sebesar Rp. 65 juta jika barang habis dan saat ini kami lakukan pendalaman atas keterangan kedua pelaku,” jelas mantan Kapolres Sukoharjo ini. (I Gde S IBI)