oleh

Minim Emas di PON Papua, Kontingen Jateng Jeblok.

Semarang – investigasi bhayangkara Indonesia.com Pekan olahraga Nasional (PON) merupakan ajang prestasi olahraga yang sangat bergengsi, tapi apa yang diperoleh dari kontingen Jawa Tengah dinilai Jeblok, sangat jauh dari harapan para Pecinta Olahraga di Jawa Tengah.

Pon ke XX Papua kontingen Jawa Tengah yang diharapkan bisa mencapai prestasi yang gemilang ternyata Jeblok.

Semua hanya meninggalkan keprihatinan masyarakat Jawa Tengah terutama owner Pemilik Futsal Pusaka di Sukoharjo Kendal, Jawa Tengah.

Mastur Darori mengungkapkan keprihatinannya, “Sungguh sangat sangat prihatin saya mas atas perolehan medali yang di capai kontingen Jawa Tengah, pada PON tahun 2021 di Papua ini” ujarnya. Rabu 13/10/2021 di Semarang.

Karena menurut owner Futsal Pusaka, Jawa Tengah sangat jauh dari harapan, karena tertinggal jauh dari tetangga yaitu Jawa Barat dan Jawa Timur.

Menurut Mastur pemilik Pusaka Futsal Sukoharjo bahwa Jawa barat saja bisa mendapatkan medali emas 100 emas dengan perolehan medali keseluruhan 289, dan Jawa Timur mendapatkan medali 96 emas, dengan total medali 244, tetapi Jawa Tengah hanya mendapatkan 23 emas saja, dengan total perolehan medali 120.

“Kenapa yang saya sebutkan hanya Jawa Barat dan Jawa Timur saja, tidak DKI dan Yogya karena itu tidak pakai jawa, keduanya daerah istimewa dan kusus ibukota” katanya.

Mastur menambahkan “Jadi kalau dibandingkan dengan Jawa Barat dan Jawa Timur masih Jawa Tengah sangat ketinggalan jauh” imbuhnya.

Betul betul menjadikan keprihatinan para penggemar olahraga di Jawa Tengah. “Jadi perlu evaluasi dimana kesalahannya, dimana kekurangannya, kenapa tidak bisa menyamai tetangga Jawa Barat dan Jawa Timur” katanya.

Mastur berharap Jawa Tengah bisa sejajar dengan tetangga “Maka dari itu kedepan kita harus bekerja keras, yang sekarang ya sudah, kedepan harus disusun dengan orang orang yang punya kwalitas, orang orang yang mempunyai kemampuan, untuk membawa Jawa Tengah ini sejajar dengan tetangga kita” harapnya.

Jangan sampai lanjut dia, seperti yang ada di sebuah daerah dimana pengurus sepak bola tapi tidak paham dengan sepakbola, bahkan menendang sepakbola aja tidak bisa.

“Artinya ada olahraga yang betul betul di tangani oleh orang orang yang betul betul pada ahlinya, dan profesional, saya masih berharap mungkin yang liga futsal, bisa diharapkan” ucapnya.

Liga Futsal Jawa Tengah yang bisa mencapai prestasi karena pengalaman dua club yang berada di Jawa Tengah sudah mempunyai nama jadi tinggal Gubernur siap menjadi pembina dan siap gak Gubernur untuk mencarikan dana.

Menurut Pusaka futsal pencarian dana pasti bisa, karena CSR dari BUMD sangatlah besar, jauh dari lebih tinggal berani apa tidak, karena kalau berani cabang olahraga yang penuh prestasi ini harus di bawa ke Jawa Tengah atas nama Semarang, supaya kita tidak ketinggalan dengan yang lain, supaya tidak memalukan apalagi kalau kita kalah dengan daerah daerah yang jauh dari Jawa Tengah dari luar Jawa Tengah kita harus berbenah diri, instropeksi diri, kedepan harus dipersiapkan betul agar sejajar dengan tetangga kita.

Syailendra

News Feed