oleh

Mobil Tangki Pertamiana Seruduk Pejalan Kaki Di Aceh Barat

Investigasi Bhayangkara Indonesia, com. Aceh – Nasib buruk di alami oleh Seorang supir tangki pertamina berinisial SY setelah menabrak seorang pejalan kaki berinisial AM pada Selasa Pagi sekira Pukul 05.00 wib. Peristiwa na’as ini terjadi di Jln. Meulaboh – Nagan Raya Desa Meureubo Kecamatan Meureubo, Aceh Barat (8/9/2020).

Hal ini dikatakan oleh Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Ery Apriyono, S. I. K., M.Si, dalam siaran persnya, sopir tangki pertamina yang menabrak pejalan kaki itu diduga karena sopir dalam keadaan mengantuk, ungkapnya.

Dari kejadian itu, selain menyebabkan pejalan kaki meninggal dunia di TKP, namun sebuah rumah juga tidak luput dari hantaman mobil tangki Pertamina tersebut.

Sehingga diperkirakan kerugian materil sebesar Rp. 40.000.000, dan sopir mengalami lecet-lecet pada tangan dan memar pada bagian badan sebelah kiri serta mobil tangki pertamina mengalami rusak pada bagian depan, sebut Kabid Humas.

Kabid Humas juga menjelaskan perihal Kronologi Kejadiannya, sebelum terjadinya laka lantas mobil tangki pertamina yang tanpa muatan melaju dari arah Naga Raya menuju arah Meulaboh, kata Kabid Humas.

Sementara itu pejalan kaki yang berada dipinggir jalan sebelah kiri berjalan ke arah Meulaboh. ketika mobil akan melintasi TKP laka lantas, dengan kondisi jalan lurus dan sepi diduga pengemudi mobil dalam keadaan mengantuk sehingga mengakibatkan mobil yang dikemudikannnya hilang kendali dan melaju kesebelah kiri jalan sehingga langsung menbrak pejalan kaki dan juga pagar rumah warga yang berada disekitar TKP laka lantas, jelasnya lagi Kabid Humas.

Akibat kelalaian sopir mobil tangki pertamina yang mengemudikan kendaraannya dalam keadaan mengantuk sehingga mengakibatkan terjadinya laka lantas, kata Kabid Humas.

Selanjutnya pasal yang dilanggar adalah
pasal 310 ayat (4) Undang-undang RI No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, kata Kabid Humas lagi.

Laporan : Andre

Komentar

News Feed