oleh

Mpri Bamsoet : hampir 10 ribu warga DKI Jakarta melanggar Protokol Kesehatan

Investigasi Bhayangkara Indonesia, com. Jakarta – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo pada hari kamis 17 September 2020 mengatakan : ”  Perlu memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat mengenai protokol kesehatan disamping menerapkan sanksi tegas bagi masyarakat yang melanggar, sebab hampir 10 ribu warga DKI Jakarta melanggar protokol kesehatan semasa tiga hari pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ” jelas Bamsoet.

Ketua MPR RI akan Mendorong pemerintah provinsi DKI Jakarta tetap melakukan himbauan kepada masyarakat baik secara langsung atau melalui media siar, spanduk, media sosial, dan infografis yang mudah dimengerti dan dipahami, untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan lingkungan dan pribadi. serta meminta aparat untuk lebih bijaksana dalam menegakkan sanksi kepada setiap pelanggar protokol kesehatan, mengingat penerapan sanksi merupakan pilihan tindakan terakhir.

Mendorong Pemprov DKI Jakarta bersama Satgas Penanganan Covid-19 mencari formulasi yang tepat dalam menyampaikan informasi dalam menyikapi tingkat penyebaran Covid-19, agar dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan khususnya di area publik, mengingat upaya edukasi selama PSBB sebelumnya belum berjalan dengan baik.

Mendorong aparat dapat mengedepankan langkah-langkah persuasif, komunikatif, tetapi tetap tegas dalam melakukan operasi yustisi sehingga upaya penindakan berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan keributan.

Mendorong agar upaya pemerintah memberlakukan kembali PSBB secara ketat dan penegakan peraturan yang dilakukan aparat dapat efektif memutus rantai penyebaran/penularan Covid-19 di area publik, sekaligus diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, dan disiplin pribadi di era new normal ungkap Bamsoet, ( red).

Komentar

News Feed