oleh

Pansel Kompolnas Godok 43 Orang Calon Anggota Kompolnas akan diserahkan ke Presiden 12 orang

Investigasi Bhayangkara Indonesia, Jakarta – Pelaksanaan Seleksi anggota kompolnas untuk periode 2020-2024 yang mendaftarkan 98 orang calon, kini yang lolos seleksi berkas ada seksi berkas ada 63 calon. Sesuai seleksi admistrasi  total yang lulus ada 43 orang  calon. Para calon dalam tes tertulis, assessment,wawancara dan test kesehatan.
Ketua Panitia Seleksi Calon Anggota Kompolnas Periode 2020-  2024 , Dr Suparman Marzuki di temui di Kawasan hotel di Kemang Selasa(18/2)2020 mengatakan dapat kami sampaikan bahwa yang pertama animo masyarakat yang mendaftar mencapai 98 orang, dari 98 itu setelah kita teliti secara seksama hanya sebagian yang memenuhi atau yang melengkapi administrasi, sebagian melengkapi dan sebagian tidak melengkapi administrasi. Yang melengkapi administrasi ada 63 calon baik dari unsur pakar Kepolisian maupun unsur tokoh masyarakat.” Dua unsur itu total semua yang melengkapi administrasinya sebanyak 63 calon,” ujarnya.
Selanjutnya, Suparman menjelaskan  saudara wartawan dari 63 calon inilah  yang seleksi melakukan seleksi administrasi nanti bisa dilihat di Perpres tadi syarat-syarat administrasinya apa apa saja yang pansel cermati ,lalu ambil keputusan dari 63 calon yang memenuhi syarat dapat kami sampaikan.” Bahwa calon peminat unsur pakar kepolisian yang” dinyatakan memenuhi syarat administrasi pakar kepolisian sebanyak 16 calon orang peserta . Sedangkan unsur tokoh masyarakat yang memenuhi syarat administrasi yang dinyatakan lulus administrasinya sebanyak 27 orang calon sehingga seluruhnya calon baik dari pakar Kepolisian berjumlah 16 orang maupun jalur tokoh masyarakat sebanyak 27 orang calon sehingga totalnya 43 calon,” jelasna.
Untuk itu, Suparman merinci nanti calon yang dinyatakan lulus administrasi akan mengiluti tes lanjut dan tes berikutnya yaitu tes penulisan makalah yang akan dilaksanakan pada Panitia seleksi pada tanggal 26 Febuari 2020 minggu depan tempat dan waktunya nanti menyusul.” Nanti akan  ada pengumuman resmi dari sekretariat dan nanti dipastikan akan dilangsungkan 26 Febuari 2020,” rincinya..
Kalau boleh tau yang masuk lolos tes administrasi, Suparman menandaskan   Ada nama-nama tertulis.
   Nama Calon anggota kompolnas 2020 -2024 yang ikut seleksi
A. Unsur Pakar kepolisian
1.  Dr Rachmat Setiawan SH MH
2.  Irjen Pol (Purn) Drs Arief  Wicaksono Sudi Utomo
3.  Brigjen Pol (Purn)  Drs  Didik Tatok Prijandono
4.  Irjen Pol(Purn) Drs Pudji Hartanto Iskandar,MM
5.  Andre H.P,SH, M.Hum, M.T.C.P
6.  Dr Genoveva Ambar  Wulan T.M.Hum
7. Dr Ilham Prisgunanto, SS,M.Si
8  Dr Awaluddin ,SE,SH,MH
9.  Irjen Pol(Purn) Drs  Yotje Mende , M. Hum
10.Irjen Pol(Purn) Drs Eko Hadi Sutendjo SH, MSi
11. Dr  Albertus Wahyurudhanto,M.Si
12. Dr Sutrisno M.Si
13. Irjen Pol Drs Basuki,MM
14.Octo Iskandar SH,MH
15. Dr Supardi Hamid,MSi
B. Unsur Tokoh Masyarakat
1.  Dr  Ranthy Panca sasti MM, MSi
2.  Dr  Benedictus Bambang Nurhadi ,SH,M.Hum
3.  Dr. Drs Edi Saputra Hasibuan SH,MH
4.  Sri Nurherwati SH
5.  Poengky Indarti SH, LLM
6.  Dr. M.Farisa Y Irawady,SE,MM
7.  Dr Ferryal Loetan, ASC& T,SpKFR,MKES-MMR
8.. Dr Eddi Kusuma,SH,MH
9.  Ir Dede Farhan Aulawi,SE,MM
10.Muhammad Khoirul Anwar ,S.Sos,M.Si
11.Yusuf  S.Ag,MH
12.Drs Emrus MS
13.Dr I Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa SH,M.Hum
14.Dr Syamsuddin Radjab Sh,MH
15.H. Zulhendri Hasan ,SH,MH
16,Erwin ST
17.Yosep Adi Prasetyo ST
18.Muhammad Abdul Roni,S.Ikom
19.Ir Daniel Nawolo Baskoro SH,M.Hum,MM
20.Albertus Magnus Putut Prabantoro,SH
21. Muhammad Dawan,SH,MH
22.Syamsul Bahri Radjam,SH
23.Junaidi Saibih SH,M.Si,LLM
24.R.Riri Purbasari Dewi,SH,LLM
25.Drs H.Imam Addaruqutni
26,Rafendi Djamin,MA
27.Dr Hamidah Abdulrraman SH,MH
Ketika ditanya rekam jejak, Suparman menegaskan Ini tahap seleksi administrasi belum memasuki tahap-tahap tahap yang lain. Sebagian besar calon belum memenuhi syarat administrasi terkait pengalaman administrasi karena di dalam Perpres 17 mensyaratkan aktif dalam satu organisasi sebagai pengurus secara nasional. Nanti sebagai calon itu di daerah dan ada yang kabupaten. “Realisasinya,Baik seluruh proses akan berakhir April Sekitar 28 April kita akan serahkan hasilnya ke Presiden. Masih sekitar 2 bulan. Apa yang akan dilalui selain tes makalah, ada tes tertulis, assesment lalu ada test kesehatan dan wawancara,” tegasnya..
Seiirng dengan itu, Suparman mengungkapkan diserahkan kepada Presiden  itu ada 12 nama, anggota Kompolnas itu perlu kami sampaikan seluruhnya 9 orang, 3 eksofisio dari pemerintah Menkopolhukam, Mendagri dan Kementrian Hukum dan HAM. Ada 3 Menteri yang eksofisio. 6 yang di luar itu. 6 orang kali 2. Jadi 12 orang diserahkan kepada Presiden dan Presiden akan menentukan 6 orang nama. Dari 3 unsur Kepolisian dan 3 unsur tokoh masyarakat. “Ada yang baru tugas dari Kompolnas, Pansel tidak punya kewenangan untuk itu seluruhnya terpaku pada Pilpres. Tugas dan wewenang itu sudah tertulis jelas dalam peraturan Presiden No. 17 tahun 2011. Jadi tidak ada penambahan.
Ke 12 yang diserahkan itu  menjadi Kompolnas. Presiden masih memilih menjadi 6 orang saja. Kita serahkan 12 orang saja dan hanya 6 orang yang akan dipilih presiden.” ungkapnya..
Sementara itu,Wakil Ketua Pansel Kompolnas, Komjen Pol Moegiarto mengatakan kalau kita berharap tentunya anggota Kompolnas ini bukan hanya jonsseeker saja yang mencari pekerjaan tapi dia juga harus menjadi support dari institusi lepolisian Indonesia.” Jadi makannya kita coba mencari orang yang berkemapuan wawasan memahami organisasi kepolisian ini itu yang kita prioritaskan baik dari tokoh masyarakat atau institusi kepolisian. Karena salah satu tugasnya itu memberika kebijakan dan membuat suatu rancana kepolisian ke depan sehingga itu sangat penting,” ujarnya.
Sesuai perkembangan, Moegiarto menandaskan mulai dari regulasi seperti perpres 17 2005 menjadi 17 2011 nah ini pun mesti ada perbaikan lagi sekitar regulas kalau betul ingin kompolnas menjadi besar.” Banyak problem sehari hari yang harus dilaksanakan ada 3 tugas seperti memberi saran kepada presiden mengunggulkan  sebagai calon kapolri, pertimbangan masalah sarpres dan SDM kampuan, dan anggaran. Adanya surat keluhan masyarakat terkait pelayan publik,” tandasnya..
Yang menjadi fokus, Moegiarto membeberkan perna mengurusi organisasi masyarakat minil 5 tahun berturut dengan cakupan nasional. Penting, dia bisa memberika komtribusi bagi organisasi Polri san memberikan perhatian terhadap lembaga. “Ia pun berpesan agar semua stakeholder dapat mengawasil.penyeleksian ini agar terlihat integritas kedepan bisa mensorong Polri menjadi lebih maju. ia juga mempertimbangkan pelibatan KPK dalam penyeleksian ini.,” bebernya. (Vecky Ngelo)

Komentar

News Feed