oleh

Pantastis ….Anggaran Pilkada Kendal Capai Rp 47,7 Miliar.

Kendal-Investigasi Bhayangkara Indonesia, com. Gelontoran Dana Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) Kendal Tahun 2020 termasuk Fantastis mencapai Rp 47,7 Miliar, mengalahkan dana penanganan Covid 19 Kendal yang berkisar Rp 37, 9 Miliaran.

Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi Antisipasi Penanganan Gangguan Keamanan yang digelar di Lantai III Gedung Kesbangpol Kendal.( Rabu, 7/10).

Menurut Kepala Kesbangpol Kendal, Marwoto membenarkan Dana untuk Pilkada Kendal Tahun 2020 ini mencapai Rp 47,7 Miliaran, itu belum termasuk Bawaslu Kendal yang dianggarkan Rp 11 Miliar,” Ya betul anggaran yang dari Pemda sebesar itu, karena memang pelaksanaan Pilkada saat ini juga dimusim Covid 19 yang pelaksanaannya di tiap TPS harus memakai protokol kesehatan ,” tuturnya.

Sementara itu Sekretaris GNPK Jateng, Rahmat Da’wah minta agar semua pihak untuk mengawasi dana Pilkada di KPUD Kendal secara instensif guna menghindari penyalahgunaan anggaran yang tidak semestinya,” Saat ini fokus pengawasan nya tidak hanya dana desa, tapi juga Dana KPUD Kendal,” ujarnya.

Dan Rahmat juga meminta Aparat Penegak Hukum ( APH) untuk segera menuntaskan kasus salah seorang Komisioner KPUD Kendal yang telah disidang di DKPP Jakarta,” Disamping sangksi disiplin kode etik , juga segera diproses kasus dugaan penyalahgunaan jabatannya dan indikasi korupsinya,” imbuhnya.

Dan menanggapi kasus ini, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kendal, Iman akan segera menghubungi KPUD Kendal untuk menuntaskan kasus tersebut,” Ya nanti saya akan hubungi KPUD , Terimakasih Saya sudah diingatkan,” ujar Iman.

Sebagaimana informasi yang dapat dihimpun Media ini, KPUD Kendal di Pilkada Tahun 2020 ini akan menyelenggaran pencoblosan pada Hari Rabu, 9 Desember 2020 di 2.242 tempat pemunguta
suara (TPS) yang tersebar di 286 desa/kelurahan di 20
kecamatan se Kabupaten Kendal dengan menerapkan protocol Covid 19 yang menimbulkan pembengkakan anggaran yang menguras uang Rakyat Kendal,” Ini Pilkada Kendal termahal dalam sejarah, padahal masa jabatan Kepala Daerah Kendal Tahun 2020 ini hanya 3,5 tahun sampai Tahun 2024,” pungkas Rahmat.( Syailendra/TIM)

Komentar

News Feed