oleh

PEMBAGIAN DANA THR RICUH, NAMUN DAPAT DI SELESAIKAN DENGAN BAIK.

Investigasi Bhayangkara Indonesia .com . KUTAI TIMUR

Pembagian dana THR sempat ricuh terjadi di PT.SRS kec TELEN Kab Kutai Timur 20/5/2020.
Hal ini terjadi karena karyawan KHL menolak menerima dana THR yg akan diterima tidak sesuai dgn Tahun yang lalu sebesar satu bulan gaji . Mereka menganggab ini suatu penindasan dan pembodohan tterhadap karyawan .

Bapak MARMAN sebagai GM di Perusahaan tsb mengatakan ” ini sudah keputusan dari Managemen Pusat , kami hanya melaksanakan saja .Besar dana THR utk KHL dihitung secara Proporsi sesuai hari kerja “.

Bapak Roni sebagai salah satu perwakilan dari karyawan pada saat rapat musyawarah di ruangan Kantor Perusahaan bermohon kepada Bapak Marman sebagai GM dari Perusahaan tsb untuk dapat mengabulkan permintaan Karyawan THR dibayar sebulan gaji .Alasanya karena di tahun lalu mereka juga menerima sebulan gaji ,walaupun karyawan khl tdk bekerja full perbulanya karena pembatasan dr perusahaan .

Dalam musyawarah tsb dihadiri oleh Bapak Kepala Adat Jukayak ,Babinsa telen dan para Media ikut dimintai saran oleh GM utk penyelesaian masalah ini .Musyawarah sampai malam pukul 20.30 Wib 20/5/2020 belum menemukan keputusan . Akhirnya Bapak Kepala Adat menyampaikan ” Mari kita pulang dulu karena sdh malam ,besok jam 12.00 wib kita sambung kembali “. Hal ini dilakukan Bapak kepala adat karena musyawarah sempat hampir memanas .

Kamis 21/5/2020 pukul 12.00 wib acara dilanjutkan, pertemuan dipimpin Bapak Marman (General Manager) didampingi Kepala Adat Dan Babinsa dan segenap staff PT SRS berjalan damai .Tuntutan para Karyawan dapat dipenuhi satu bulan gaji . Akhirnya Para karyawan merasa lega dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Marman sbg GM yg telah mengabulkan tuntutan mereka.( Heru -Kutai Timur )

Komentar

News Feed