oleh

Pembeli Geram, Rumah Hendak Dibeli, Di Tawarkan Pihak Lain, Developer Langsung Di Laporkan Ke Polisi

CIBINONG, INVESTIGASI BHAYANGKARA INDONESIA .COM
Berawal dari rumah yang di pesan Tak kunjung Di bangun, kendatinya korban laporkan. Direktur PT CPP ke pihak kepolisian

Sebagai penjual perumahan Cibinong Lakeside Yang berlokasi di Kelurahan Tengah Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor. Kini tengah di Laporkan konsumen pada pihak yang berwajib

Polres Bogor yang menerima laporan tersebut Pun langsung melakukan penyelidikan, di Ketahui korban adalah. Budi Hermawan dalam, “Penjelasannya memesan rumah tersebut sejak Tanggal 31 Maret 2017, yang lalu dengan harga Sebesar Rp.1.821.500.000.- dengan Mendapatkan potongan harga sebesar Rp. 171.500.000.- Sehingga harga Kavling rumah Tersebut menjadi 1.650.000.000.- lantas di Bayar dengan cara di angsuran sebanyak 12 x, Sebagaimana tertuang dalam surat pemesanan Rumah (SPR). Antara pihak PT. CPP dengan Konsumen Budi Hermawan, “kata dia

Kini. Korban telah membayar uang muka dan Membayar angsuran secara bertahap sebanyak 8 kali hingga Juni 2018, dan korban telah Membayarnya untuk pembelian kavling di blok A.1 No.1 type 120 M2/150 M2 sebesar Rp.435.000.000.

Namun dalam proses jual beli tersebut, korban Yaitu. Budi Hermawan mendapat informasi dari Marketin, kalau unit rumah yang telah. Ia pesan Tersebut telah di tawarkan kembali pada orang Lain tanpa sepengetahuannya.

Mengetahui hal itu, korban pun mengehentikan Pembayaran dan membatalkan pembeliannya, Atas. Kavling rumah tersebut. Kemudian korban Pun di janjikan oleh pihak Developer itu, akan di Kembalikan uangnya sebesar Rp.435.000.000.- ,

Sehingga sampai saat ini, uang tersebut pun Tidak kunjung di kembalikan dan bayarkan Kepada korban, sehingga akhir puncaknya Korban melaporkan kasus itu pada. Polres Bogor.

Menanggapi laporan itu, Satreskrim Polres Bogor, kini melakukan penyelidikan dan Penyidikan dan dari hasil proses penyidikan Berdasarkan keterangan dari saksi-saksi, serta Barang bukti dan. Keterangan Ahli, kini telah Didapat 2 alat bukti yang cukup, kemudian. Satreskrim Polres Bogor menetapkan tersangka Kepada AD (43) yang merupakan direktur PT. Cirendeu Primer Property (PT. CPP), selaku Deplover Perumahan, dan sebagai tersangka. Atas kasus tersebut

Pasalnya tersangka akan di kenakan Pasal 8 Ayat (1) huruf f Jo Pasal 62, dan atau Pasal 18 Ayat (1) Jo Pasal 62 Undang – Undang RI Nomor 8 Tahun 1999. Tentang Perlindungan Konsumen Dengan ancaman Pidana 5 tahun Penjara, dan Denda maksimal 2 Milyar Rupiah, “tukas Kapolres Bogor AKBP Harun S.I.K., S.H

Pewarta : WMyuda

Komentar

News Feed