oleh

Pembinaan Personil Polda Sumsel yang Berintegritas dan Bebas Narkoba Gelombang ke III dimulai

Investigasibhayangkara.com Sumsel-Palembang, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Profesor Dr. Eko Indra Heri S, MM membuka acara pelatihan pembinaan personel Polda Sumatera Selatan yang berintegrasi dan bebas narkoba, dengan tema Mang PDK Jero Gelombang III yang di ikuti sebanyak 90 peserta di Komplek Pakri Palembang, Senin (03/08/2020)

Acara pembukaan di awali dengan upacara di lapangan pakri yang dipimpin langsung Kapolda Sumatera Selatan dan peserta upacara terdiri dari PJU Polda Sumatera Selatan, dan sejumlah peserta pembinaan personel Polda Sumatera Selatan.

Selesai upacara pembukaan,Kapolda Sumsel memberikan materi pembekalan pada peserta Mang PeDeKa Jero Gelombang III di lapangan indoor bulutangkis Pakri, dalam pembekalan pembinaan yang di sampaikan Kapolda dengan cara melakukan ice breaking ataupun arahan, yang dilakukan dengan mengutamakan proses kedekatan secara emosional, Layaknya peserta ataupun mahasiswa yang sedang melakukan kuliah. Kapolda Sumatera Selatan mengatakan bahwa beliau pada saat memberikan arahan ataupun materi tidak sebagai pimpinan atau Kapolda akan tetapi sebagai dosen pengajar dan beliau memberikan materi tentang pembinaan proses seorang hamba Tuhan bagaimana caranya agar bisa sukses walaupun di tengah proses perjalan kehidupannya mengalami jatuh bangun. Dan sama sama belajar menjadi manusia baik dan bermanfaat satu sama lain dan dapat mewujudkan Personel Polda Sumsel Yang Berintegritas Tinggi dan Bebas Narkoba.

Seperti yang sudah kita ketahui, Polda Sumatera Selatan dengan inovasinya membuat surat pengakuan dosa ataupun pengakuan personil Polda Sumatera Selatan dan jajaran yang secara jujur mengakui sebagai pengguna narkoba. dan Kemudian ditindaklanjuti akan dilakukan proses rehabilitasi dan pembinan lainnya
Semoga pembinaan ini diharapkan mampu menjadi jalan bagi anggota Polda Sumsel guna memotivasi diri sendiri agar terus berlomba dalam hal prestasi untuk Institusi Kepolisian Republik Indonesia, ujarnya.(Amru IBI).

Komentar

News Feed