oleh

Pemilik Lahan Sebut Tambang di Ciseke Bukan Aktifitas Tambang Galian Pasir

Investigasi Bhayangkara Indonesia, com. LEBAK – Beredar kabar terkait diduga tambang galian pasir terletak di Kampung Ciseke Desa Jatimulya Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak Banten, ternyata dugaan tersebut bukan Aktifitas tambang galian pasir, melainkan hanya pemerataan atau Cutenfile.

Hal tersebut diungkapkan H Lomri, salah seorang pemilik lahan warga di Kampung Desa setempat, Jum’at (25/9/2020)

“Ini Bukan untuk lokasi tambang. Tanah ini yang akan dibuat pesawahan,” ujarnya.

Menurut Lomri, tanah miliknya dibuat pesawahan yang mengandung bahan pasir tersebut kemudian dimanfaatkan.

‘Dibuat pesawahan, sehubungan diatas tanah saya mengandung bahan pasir, maka pasir tersebut dimanfaatkan,” tukasnya.

Kata Lomri, dan dilokasi cara pengambilan pasir hanya menggunakan satu eksavator saja tidak menggunakan mesin sedot ponton dan convayer.

“Bahan pasir tersebut atau bisa dikatakan tanah urugan saya jual kepada sodara Kiki, karena untuk diayak, dan proses pengayaan bahan pasirpun ditempat yang berbeda bukan dilokasi. Beda halnya kalau penambang dan pemerataan,” jelas Lomri

Komentar

News Feed