oleh

Penganiayaan anak di bawah umur dan pemukulan ibu rumah tangga

Investigasi Bhayangkara Indonesia, Paluta – Telah terjadi peristiwa penganiayaan anak dibawah umur dan pemukulan ibu rumah tangga di desa Aek Suhat kecamatan Padang Balok Kabupaten Padang Lawas Utara, pada hari Jum’at tanggal 02 April 2021. Yang diduga telah dilakukan oleh seorang berinisial MBSH.

Daftar nama korban yang telah dianiaya :
1. MARIANUM HARAHAP. tempat tgl lahir tebing tinggi tgl 24-04-1975
2. BIMBING ANUGRAH. tempat tgl lahir pematang siantar tgl 25-09-2004 nama
3. PINGKAN SRI NAULAN NABILA. tempat tgl lahir tebing tinggi 04-11-2006
Dan selanjutnya….
Ibu Marianun harahap melaporkan Ir.MB S Harahap ke Polres Tapsel (03/04/2021) atas peristiwa UU nomor 1 tahun 1946 Pasal 351 KUHP ,dengan Nomor : STTLP/90/IV/2021/TASEL/SUMUT.

Dalam peristiwa tersebut ada sebanyak tiga orang korban ,yaitu

  1. Ibu Marianum Harahap:
    Seorang Ibu rumah tangga dan sekaligus tulang punggung keluarga
  2. Bimbing Anugrah:
    Seorang siswa pelajar yang masi menduduki bangku sekolah .SMA (Sekolah menengah atas)
  3. Pingkan Sri NAULAN NABILA:
    Seorang anak dibawah umur yang masi menduduki bangku sekolah SMP ( Sekolah menengah pertama)

Laporan itu pun dibarengi dengan bukti ……..
: Beberapa balok atau kayu yang masi tersakut paku..

“Akibat dari pada kejadian maka marianum mengalami…..
: Luka memar di bagian pahak sebelah kiri
” dan Seorang anak laki-laki yang bernama
bimbing mengalami….
:Luka memar dan merah terkena oleh pukulan balok/kayu di bagian dadah belakang badan
” Dan seorang anak perempuan yang bernama Pinkan mengalami….
Sesak dibagian dadah karena terkena benturan yang keras

Selanjutnya, Pak Saripuddin Harahap pun berharap proses penyelidikan atas kasus itu bisa berlangsung dengan cepat.
Jadi kami minta kepada Kepolisian RI khususnya Polrel Tapsel . Karena ini sudah dilaporkan dan dugaannya penganiayaan untuk diproses secepatnya dihukum sesuai undang undang yang berlaku, agar tidak terjadi lagi, peristiwa yang seperti ini lagi,” ,( R. Syarifuddin Harahap)

Komentar

News Feed