oleh

PERINGATAN MAULID NABI MELALUI WEBINAR, KAPOLDA GORONTALO AJAK SELURUH PERSONEL MENELADANI SIFAT DAN AKHLAK RASULULLAH SAW

Investigasi Bhayangkara Indonesia, com. Selasa (27/10), Bertempat di Masjid Al-Dzikra, Polda Gorontalo menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H dengan mengangkat tema “Keteladanan Nabi Muhammad SAW, kita kuatkan persaudaraan dan kepedulian guna mewujudkan Kamtibmas yang kondusif”.

Peringatan Maulid Nabi kali ini berbeda dengan pelaksanaan maulid Nabi tahun sebelumnya, dimana kali ini selain digelar di Masjid juga dilaksanakan melalui Webinar (zoom meeting) sebagai implementasi penerapan protokol kesehatan guna menghindari kerumunan dan mencegah penyebaran Covid19. Kegiatan ini diikuti oleh Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, SIK, M.Si, MM, Wakapolda Gorontalo, Para pejabat utama dan juga personel Polda Gorontalo yang beragama Islam, dengan penceramah Ustadz Hi. Syarifudin Mahmud, Spd.I,. M.M.

Dalam sambutannya Kapolda Wiyagus menyampaikan bahwa peringatan Maulid yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya merupakan suatu ungkapan penghormatan dan kecintaan kepada junjungan Nabi besar Muhammad SAW yang memiliki sifat dan akhlak yang patut untuk diteladani .

“Nabi Muhammad SAW merupakan makhluk Allah yang sungguh luar biasa, beliau memiliki sifat dan akhlak yang sangat mulia diantaranya shidiq, amanah,tabliq, serta fathonah yang membuat beliau sangat di senangi oleh masyarakat pada waktu itu bahkan sampai dengan sekarang ini, dan itu harus menjadi contoh bagi kita khususnya anggota Polri yang memiliki tugas dalam kehidupan bermasyarakat,” jelasnya.

Selanjutnya Kapolda Wiyagus menyinggung permasalahan Covid19 dengan menceritakan sebuah kisah terjangkitnya wabah penyakit menular di jaman Nabi Muhammad SAW.

“Pada jaman nabi-pun pernah terjadi wabah, dimana saat itu terjadi wabah tha’un, yang merupakan penyakit yang berasal dari bakteri hewan dan penderitanya akan merasakan pembengkakan yang parah di kulit. serta tubuhnya terasa panas dan sangat haus. dan penyakit ini sangat menular bahkan menimbulkan banyak kematian. Penularan penyakit tha’un sangat cepat. namun pada saat itu Nabi Besar Muhammad SAW menanggulanginya dengan cara memohon doa kepada ALLAH SWT serta melakukan karantina wilayah dan meminta masyarakat untuk menjaga jarak,” jelas Wiyagus.

“Oleh sebab itu, dalam menyikapi wabah Covid-19 ini, kita dapat belajar dari bagaimana cara Rasulullah menghadapi wabah dengan physical distancing, karantina wilayah, rapid test, swab dan lain sebagainya. Insya Allah, jika kita lakukan secara bersama-sama, saling membantu, dengan konsisten dan hati yang teguh, pandemi corona 19 yang terjadi saat ini akan segera berakhir,” ungkap Wiyagus.

Mengakhiri arahannya, Kapolda mengajak kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa meneladani sifat dan akhlak Rasulullah SAW.

“Mari kita mengikuti segala sunahnya dengan sungguh-sungguh serta mengaplikasikannya sesuai dengan bidang Tupoksi kita, maka Insya Allah kita akan menjadi orang-orang yang senantiasa dicintai oleh ALLAH SWT,” ajak mantan Wakapolda Jawa Barat tersebut.
Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono,SIK dalam tempat terpisah mengatakan bahwa peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pembinaan mental rohani bagi personel Polri.
“Setiap anggota Polri tidak hanya pembinaan fisik saja yang terus dioptimalkan, namun mental rohani juga harus terus di asah, karena dengan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT serta tauladan kepada Nabi Muhammad SAW insya allah akan menjadi semangat dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian di masyarakat dan menjadikan profesi ini sebagai ladang amal ,”ujar Wahyu.

Komentar

News Feed