oleh

Persiapan Tugas Operasi Pengamanan Yonif Raider 200/BN Di Kaltim dan Kalut

Investigasibhayangkara.com Sumsel-Palembang

Danyonif Raider 200/BN Palembang, Mayor Inf Andy Irawan, saat media IBI melaksanakan kunjungan kegiatan ke Mako Yonif Raider 200/BN Palembang, dalam kesempatanya Danyonif Raider menyampaikan dalam persiapan tugas operasi pengamanan di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, perbatasan antara Indonesia dengan Malaysia, Jl. TPA Syopian Kenawas Kel. Gandus Kec. Gandus Palembang, Rabu (29/1/2020)

Pada saat kunjungan kerja ke Mako Danyonif Raider 200/BN Mayor Inf Andy Irawan yang belum lama dilantik dan bertugas untuk memimpin kesatuan Yonif Raider 200/BN Palembang, beliau sangat berbangga dan menyambut baik karna mendapat amanah untuk negara dalam bertugas nantinya yang akan di rencanakan pada bulan Maret 2020 yang akan datang.

Dalam persiapan nya Danyonif Raider 200/BN yang mempunyai personil anggotanya 747 Orang dan yang nantinya akan ikut berangkat ke perbatasan Indonesia dan Malaysia sebanyak 450 personil/orang untuk bertugas kurang lebih selama 9 bulan lamanya. Ungkapnya

Penugasan ini Yonif Raider 200/BN merupakan perwakilan dari Kodam II/Swj yang nantinya melakukan pengamanan operasi di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara diperbatasan Indonesia dengan Malaysia, yang mana pengamanan diperbatasan ilegal, penyelundupan narkoba, penyelundupan kayu dan BMM, ujarnya

Danyonif Raider 200/Ban yang telah mempersiapkan latihan pratugas yang nantinya berlokasi di daerah Semendo Muara Enim, karna lokasi tersebut menyerupai wilayah yang akan di hadapi di berbatasan Indonesia dan Malaysia tersebut terangnya.

Adapun persiapan yang akan disiapkan bagi anggotanya mulai dari pengecekan kesehatan, psikologi, pembekalan yang terkait dalam penugasan bea cukai, persiapan mental dan pratugas dimana simulasi wilayah yang menyerupai lokasi medan nantinya, jelasnya.

“Harapan tentunya semoga dalam latihan dan bertugas nantinya anggota dengan lengkap dan pulangnya lengkap serta tidak ada pelanggaran-pelanggaran yang bersifat menganggu hubungan antara Indonesia dan Malaysia” tuturnya. (Amru IBI)

Komentar

News Feed