oleh

PJU POLDA BALI BERSAMA ROMBONGAN MUSPIDA KAB. JEMBRANA LAKUKAN KEGIATAN RAPAT DALAM RANGKA ANTIPASI PENDATANG YANG MASUK BALI

Investigasibbayangkara.com, Bali –

Pada hari Sabtu tanggal 30 Mei 2020 Pkl 10.30 Wita bertempat di ruang VVIP ASDP Pelabuhan Gilimanuk telah tiba rombongan Muspida Kab Jembrana dan para PJU Polda Bali dalam rangka kegiatan rapat koordinasi.

Kegiatan rapat koordinasi tersebut dilaksanakan dalam rangka antisipasi penduduk pendatang yg akan masuk Bali yang menggunakan kendaraan barang, kendaraan pribadi, sepeda motor dan pejalan kaki guna mencegah penyebaran covid19 masuk Bali setelah hari raya Idul Fitri 1441 H.

Rapat koordinasi dihadiri oleh :

  • Bupati Jembrana I PUTU ARTA, SE.MM
  • Dir Lantas Polda Bali Kombespol Wisnu Putra, SH, S.I.K
  • Dansat Brimobda Polda Bali Kombespol Ardiansyah Daulay, SH. MH.
  • PLT Kasudit Gasum Polda Bali AKBP I Made Wedra
  • Dandim 1617/Jembrana (Letkol Kav Djefri Marsono Hanok).
  • Kapolres Jembrana (AKBP. I Ketut Gede Adi Wibawa SIK).
  • Sekda Kab. Jembrana (I Made Sudiada SH. MH) selaku Ketua Satgas.
  • Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk ( Kompol Gst. Nym.Sudarsana S,ST)
  • Kepala BPBD Kab. Jembrana : (Eko Susilo S. Mi.)
  • Asisten I Kab.Jembrana
  • Plt. Kasat Pol. PP Kab. Jembrana (I Gusti Ngurah Darma Putra,S.Sos)
  • Koordinator KKP Kelas II Denpasar/Pelabuhan Gilimanuk
  • Manager ASDP Pelabuhan Gilimanuk

Adapaun pembahasan dalam kegiatan rapat tersebut diantaranya :
– Kententuan pengguna jasa masuk Bali melalui pelabuhan Gilimanuk hrs membawa surat keterangan hasil Rapid test dari dari daerah asal.
– Setiap pengguna jasa yang akan membeli tiket diharuskan sudah memiliki surat keterangan hasil Rapid test dari daerah asal yg menyatakan negatif
– Terkait dengan pemberian stempel oleh dishub provinsi Bali kepada pengguna jasa khususnya kendaraan yang mengangkut logistik maupun barang lainnya diwajibkan untuk mendapatkan surat yang sudah distempel dari pihak dishub Provinsi Bali yang bertugas di areal Sri Tanjung Kab. Banyuwangi mengingat sudah adanya koordinasi antara pihak Prov Bali Dengan Pihak Prov. Jatim
– Khusus bagi anggota TNI/Polri dan petugas dari instansi yang akan melaksanakan tugas diberi kebijakan tanpa Rapid test dapat keluar masuk Bali karena yang bersangkutan menjalankan tugas

Hasil Rapat koordinasi menyepakati bagi pengguna jasa maupun masyarakat yang akan masuk Bali hrs mematuhi segala ketentuan yg dijadikan syarat untuk masuk Bali sesuai dengan SOP yang telah ditentukan.

Catatan :
1. Untuk warga desa wajib dilakukan Rapid guna mencegah trasmisi lokal

  1. Untuk para pengendara dan kernet kendaraan logistik/barang yang tidak memiliki surat keterangan hasil Rapid test yg menyatakan negatif akan dilakukan Rapid test di KKP Gilimanuk.

  2. Pengguna jasa yg menyebrang tanpa dilengkapi hasil rapid negatif akan dikembalikan kecuali truk logistik

( Ketut S. A Hendra)

Komentar

News Feed