oleh

Polda Sumsel Tandatangani Bersama PT. BPI Lahat Pengamanan Objek Vital Nasional

Investigasi Bhayangkara Indonesia, com. Sumsel-Palembang Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S, MM dan Direktur Utama PT. Bukit Pembangkit Innovative Lahat, Wibisono menandatangani nota kesepahaman terkait dengan penetapan PT BPI sebagai obyek vital nasional.

Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel)  dan PT. Bukit Pembangkit Innovative Lahat  menandatangani nota kesepahaman yang dilangsungkan antara Kapolda Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S, MM dengan Direktur Utama, Wibisono di Ruang Promoter Lantai II Mapolda Sumsel, Kamis (26/11/2020).

Sesuai dengan SK Menteri ESDM Nomor: 77K/ 90/ MMN / 2019 PLTU Banjarsari Lahat telah mendapatkan SK penunjukan sebagai Objek Vital Nasional.  “Menurut kami sangat lah penting untuk menindaklanjuti hal – hal yang terkait dalam SK tersebut dimana ketentuan – ketentuan yang ada didalamnya perlu bekerja sama dengan Polda Sumsel untuk mengamankan objek vital nasional,” ujar Wibisono.

PLTU Banjarsari telah beroperasi sejak tahun 2015 namun baru ditetapkan sebagai objek vital nasional tahun 2019.  PLTU Banjarsari dan PT. Bukit Pembangkit Innovative Lahat adalah pembangkit swasta yang sahamnya dimiliki oleh PT. Bukit Asam dan memiliki kontrak selama 30 tahun dengan PLN untuk memasok listrik ke PLN di pusat Pengatur Beban Sumatera sebesar 2 x 110 megawatt.

Sementara itu Kapolda Eko Indra menyambut baik kerja sama ini karena ini sesuatu yang harus kita lakukan karena memang kehadiran Polri khususnya Polda Sumsel harus memberikan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat serta pelaku usaha.

Lebih lanjut, kata Eko Indra, listrik merupakan hal yang sangat penting dan menjadi kebutuhan dan komoditi utama bagi masyarakat apalagi seperti saat ini semuanya itu tergantung pada listrik. “Besar harapan saya kedepan kita dapat saling bekerja sama untuk menjaga dan menciptakan situasi dan kondisi yang aman di wilayah Sumsel dan pelaksanaan tugas pengamanan objek vital nasional ini dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Selain Direktur Utama Wibisono, turut hadir pula Direktur Produksi & Niaga Ishvandono Yunaini, Direktur Keuangan dan Umum Hairul Aswad, Sekretaris Perusahaan Arie Hendriana,  EVP PLTU Banjarsari Rahmat Qodriansyah, Manager Umum Faza Ikhwana  dan Staff Keamanan, CSR & Umum Tommy Sahara.(Amru IBI).

Komentar

News Feed