oleh

Polisi Tangani 18 Kasus Penimbunan Masker dan Hand Sanitizer

Investigasi Bhayangkara Indonesia, Jakarta – Polisi mengaku sudah menangani sebanyak 18 kasus penimbunan masker dan hand sanitizer per Rabu (1/4/2020).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Argo Yuwono ditemui di Mabes Polri di Jalan Tronojoyo No.3 Kebayoran Lama,Jakarta Selatan , Rabu (1/4) 2020 mengatakan Masker dan hand sanitizer diburu masyarakat sejak munculnya kasus pasien positif Covid-19 di Indonesia. “Sudah ada 18 kasus yang ditangani oleh Mabes Polri dan jajaran,” ujarnya.

Selanjutnya, Argo menjelaskan rinciannya, Polda Metro Jaya menangani enam kasus, Sulawesi Selatan dua kasus, Jawa Timur dua kasus, Jawa Barat tiga kasus, Kepulauan Riau dua kasus, dan Jawa Tengah satu kasus. “Namun, tak dirinci berapa tersangka yang ditahan maupun tidak ditahan” jelasnya.
.
Lebih lanjut, Argo menandaskan selain penimbunan, ada juga tersangka yang meningkatkan harga jual kedua produk tersebut.“Ada daripada pelaku-pelaku yang menaikkan harga daripada harga normal, dan mungkin juga melakukan penimbunan,” tandasnya.

Adapun hingga Rabu (1/4/2020) pukul 12.00 WIB, secara total terdapat 1.677 kasus Covid-19 di Tanah Air. Jumlah ini bertambah 149 pasien dalam periode 24 jam terakhir. Dari jumlah tersebut, 103 pasien dinyatakan sembuh sementara 157 pasien meninggal dunia. (Vecky Ngelo)

Komentar

News Feed