oleh

POLISI TANGANI KASUS KECELAKAAN BERUNTUN ANTARA SEPEDA MOTOR DI MERAUKE

Investigasi Bhayangkara Indonesia, com. Jayapura – Pada hari Sabtu tanggal 19 September 2020 pukul 19.30 WIT, bertempat di Jl. Poros Kampung Nggutibob Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke telah terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan 3 (tiga) sepeda motor yang mengakibatkan salah satu korban Meninggal Dunia.

Kronologi kejadian:
Pada hari dan tanggal tersebut di atas, kejadian ini bermula saat sepeda motor Yamah Mio M3 tanpa plat nomor yang dikendarai oleh Matias Tiping dengan membonceng adiknya an. Mikel Ednon melaju dengan kecepatan tinggi dan dalam pengaruh minuman keras melaju dari Distrik Jagebob menuju arah kota dengan kecepatan tinggi, setibanya di depan Pos Pol Sermayam menabrak sepeda motor Suzuki Smash yang dikendarai oleh Edi Prasetyo dari arah berlawanan. Selain menabrak sepeda motor Suzuki Smash, sepeda motor Yamah Mio juga menabrak sepeda motor Mio GT yang dikendarai oleh Ahmad Sholeh yang berboncengan dengan istri dan anaknya sehingga ketiga pengendara sepeda motor tersebut terjatuh di badan jalan.

Pada saat terjatuh pengendara Yamaha Mio M3 Matias Tiping melarikan diri dan meninggalkan adiknya Maikel Ednon, akibat dari kecelakaan tersebut Kelima korban mengalami luka-luka dan dibawa ke Pustu Kampung Sermayam untuk mendapatkan perawatan medis oleh Personel Pospol Sermayam yang dibantu oleh warga sekitar.

Setelah mendapatkan perawatan di Pustu, pada Minggu dini hari tanggal Tanggal 20 September 2020 pukul 01.00 WIT, korban an. Maikel Ednon diamankan ke Mapolsek Tanah untuk dimintai keterangan terkait kasus kecelakaan dan adanya informasi bahwa motor yang digunakan merupakan motor hasil curian.

Pada pukul 04.00 WIT, korban Meikel Ednon yang saat itu sedang dilakukan pemeriksaan oleh anggota Mapolsek merasakan mual-mual sehingga oleh anggota piket membawa ke Puskesmas Tanah Miring untuk mendapatkan penanganan Medis.

Pukul 07.00 WIT sdr. Meikel Ednon dinyatakan Meninggal Dunia oleh Tim Medis Puskesmas Tanah Miring dengan hasil pemeriksaan luar penyebab kematian korban adanya cidera berat bagian belakang kepala akibat benturan benda keras (Aspal) diduga terjatuh saat kecelakaan terjadi.

Pada Jam 12.10 WIT, jenazah sdr. Meikel Ednon dibawa ke rumah duka Jl. Johar Kelurahan Kelapa Lima Kab. Merauke untuk disemayamkan.

Identitas Pengendara dan penumpang sepeda motor Yamaha Mio M3:

  1. Matias Tiping, Laki-laki, alamat Jl. Johar Kelurahan Kelapa Lima Kab. Merauke
  2. Maikel Ednon, Laki-laki, alamat Jl. Johar Kelurahan Kelapa Lima Kab. Merauke, mengalami benturan benda keras di Kepala (meninggal dunia).

Identitas pengendara sepeda motor Suzuki Smash:

  • Edi Prasetyo (30), Laki-laki, Alamat Jl. Trikora Kelurahan Maro Kab. Merauke.

Identitas pengendara sepeda motor Yamaha Mio GT:

  1. Ahmad Sholeh (30), Laki-laki, Alamat ampung Nguti Bob Distrik Tanah miring Kab. Merauke;
  2. Sunarsi (50), Perempuan, Alamat Nggutibob Distrik Tanah Miring Kab. Merauke;
  3. Melodi (6), perempuan, Alamat Nggutibob Distrik Tanah Miring Kab. Merauke.

Langkah-langkah Kepolisian:
Menerima laporan, mendatangi TKP dan Melakukan Olah TKP, melakukan penyelidikan dan penyidikan, melakukan koordinasi dengan pihak keluarga dan tokoh masyarakat. Kasus tersebut kini ditangani oleh Sat Lantas Polres Merauke dan Sat Reskrim Polres Merauke.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Muthofa Kamal mengatakan, saat ini kasus kecelakaan tersebut telah ditangani oleh Unit Lantas Polsek Tanah Miring yang di back up Sat Lantas Polres Merauke.

Pengendara sepeda motor Yamah Mio M3 matias Tiping yang sempat melarikan diri saat ini telah diamankan dan dari hasil pemeriksaan mengakui bahwa saat mengendarai sepeda motor sedang dalam pengaruh minuman keras.

Kabid Humas menambahkan, setelah kejadin Alm. Maikel Ednon sempat diamankan oleh warga yang berada di sekitar tempat kejadian dan selanjutnya dibawa ke Pustu untuk menjalani perawatan medis.

Adanya isu bahwa kematian Alm. Maikel Ednon diakibatkan adanya tindakan kekerasan dan tidak profesionalnya dalam penanganan oleh aparat kepolisian saat ini Kapolres Merauke telah memerintahkan Sie Propam untuk melakukan pemeriksaan terhadap anggota dan apabila anggotanya benar melakukan tindakan kekerasan maka akan dilakukan proses hukum. Saat ini pihak Polres Merauke telah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga dimana kasus ini kami berikan kepercayaan kepada pihak kepolisian untuk diusut secara tuntas dan meminta Jenazah untuk dilakukan visum di RSUD Merauke untuk mengetahui sebab sebab kematian korban.

Selain itu, adanya dugaan bahwa sepeda motor yang digunakan oleh Matias Tiping merupakan sepeda motor hasil curian saat ini Sat Reskrim Polres Merauke masih melakukan penyelidikan. Kami meminta kepada warga masyarakat untuk berikan kepercayaan kepada pihak kepolisian untuk tangani kasus ini secara profesional dan kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu isu yang sengaja dibangun oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, mari kita sama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Merauke.

 Jayapura, 21 September 2020

Dikeluarkan oleh: Subbid Penmas Bid Humas Polda Papua,

Komentar

News Feed