oleh

POLISI TANGANI KASUS PENEMUAN MAYAT DI KAMPUNG KALISEMEN DISTRIK NABIRE BARAT


Investigasi Bhayangkara Indonesia, com.
Jayapura – Pada hari Selasa tanggal 22 September 2020 Pukul 17.15 WIT, bertempat di Kampung Kalisemen Distrik Nabire Barat Kabupaten telah terjadi kasus penemuan mayat seorang laki-laki an. Alfret Degei.

Kronologis kejadian:
Pada hari dan tanggal tersebut di atas pukul 17.15 WIT penemuan ini berawal pada saat saksi an. Jaenal Abidin, hendak buang air di Kapling dekat rumahnya, selanjutnya saksi melihat korban sudah telungkup di Parit dan kepala terbenam di air.

Pukul 17.20 WIT Melihat kejadian tersebut saksi langsung melapor ke piket jaga Polsek Nabire Barat.

Pukul 17.30 WIT piket jaga Polsek Nabire Barat yang mendapat laporan, langsung menuju ke TKP guna memastikan kejadian tersebut.

Pukul 17.40 WIT anggota piket jaga tiba di TKP kemudian memeriksa keadaan korban. Saat ditemukan kondisi korban memakai celana pendek warna hitam corak putih, memakai kaos warna pink, memakai topi rajut, posisi badan tengkurap dan kepala terbenam didalam air.

Pukul 18.00 WIT anggota mengevakuasi korban ke RSUD Nabire guna dilakukan pemeriksaan oleh pihak dokter. Dari hasil pemeriksaan awal terhadap korban, tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan.

Identitas korban:

– Alfret Degei (55), laki-laki, warga Kampung Kalisemen Distrik Nabire Barat Kabupaten Nabire.

Identitas saksi:

  • Jaenal Abidin (61), laki-laki, warga Kampung Kalisemen Distrik Nabire Barat Kabupaten Nabire;
  • Suwarni (55), laki-laki, warga Kampung Kalisemen Distrik Nabire Barat Kabupaten Nabire.

Langkah-langkah kepolisian:
Menerima laporan, Mendatangi TKP, mengevakuasi korban ke RSUD Nabire, meminta keterangan saksi-saksi, Melakukan penyelidikan dan penyidikan. Kasus tersebut telah ditangani oleh Satuan Reskrim Polres Nabire.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal SH mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal terhadap korban, tidak terdapat adanya tanda-tanda kekerasan.

Dari keterangan keluarga diketahui bahwa korban memiliki riwayat Sakit Ayan (Epilepsi), sehingga dimungkinkan korban mengalami kejang di TKP sebelum meninggal dunia.

                                                                                   Jayapura, 23 September 2020

Dikeluarkan oleh: Subbid Penmas Bid Humas Polda Papua,

Komentar

News Feed