oleh

Polres Bogor Amankan Pelaku Penodongan Kurir Barang Dengan Senjata Airsoft Gun

CIAMPEA, INVESTIGASI BHAYANGKARA INDONESIA.COM POLRES BOGOR Bersama Polsek Ciampea tangkap pelaku penodongan Menggunakan senjata airsoftgun terhadap Seorang kurir barang, yang terjadi di wilayah Desa Gunungmulya Kecamatan Tenjolaya Kabupaten Bogor pada Minggu (02/05/2021).

Kejadian bermula saat korban Yoga Andrian Sebagai kurir Ninja Express mengantar sebuah Pesanan paket sandal dengan metode Cash On Delivery (COD) yang di tunjukan ke alamat Kampung Cikareo, Desa Gunungmulya Kecamatan Tenjolaya Kabupaten Bogor yang Merupakan rumah G pelaku penodongan

Namun sesampainya barang tersebut ke alamat Tujuan di rumah saudara G sebagai pemesan Dan penerima paket tersebut merasa pesanan Tersebut tidak sesuai dengan apa yang ia pesan Sehingga tidak mau membayar. Yoga Andrian Sebagai kurir pengirim paket tersebut pun Memberikan penjelasan kepada saudara G jika Barang tersebut tidak sesuai dengan pesannya, Untuk tidak membuka paket tersebut karena Barang yang sudah di buka tidak bisa di Kembalikan.

Namun saudara G pun tetap membuka isi paket Tersebut dan merasa tidak memesan barang Yang diinginkan, barang yg diinginkan sandal Warna hitam namun dikirim warna coklat. Lantaran pesanan sandal tersebut pun sudah 3 Kali dipesan oleh tersangka G namun sandal Yang dikirin tetap tidak sesuai, dikarenakan Tersangka G tidak mememilih opsi pesanan Yang tersedia di online shop tersebut. Sehingga Saudara G pun beradu argument dengan kurir Barang tersebut, kemudian seketika saudara G Pun mengambil sebuah senjata air softgun dan Langsung melakukan penodong kepada Pengantar paket tersebut.

Polsek Ciampea yang menerima laporan atas kejadian penodongan tersebut pun bersama Sat Reskrim Polres Bogor langsung melakukan Penyelidikan terhadap kasus penodong senjata Airsoft gun yang vidionya sempat viral dalam Medsos

Hasil penyelidikan yang di lakukan berhasil Diamankan pelaku penodongan saudara G Berikut barang bukti senjata airsoftgun jenis Cold Defender Series 90 yang di gunakan pelaku Untuk menodong. Sehingga dari pengembangan Yang di lakukan Sat Reskrim Polres Bogor Tersebut pun di temukan kembali satu pucuk Air Softgun lainnya yang berjenis Glock 19 dan 11 Gotri timah serta Hp Samsung galaxy A11.

Dari pengakuan tersangka G bahwa airsoftgun Yang ia miliki tersebut dibelinya secara online Shop, sehingga dari kepemilikan senjata airsoft Gun tersebut pun tersangka G ini tidak memiliki Surat- surat ijin kepemilikan.

Atas perbuatannya tersangka G pun akan kita Kenakan Pasal 368 KUHP dengan ancaman Hukuman 9 tahun kurungan penjara dan Pasal 335 KUHP dengan ancaman hukuman paling Lama 1 tahun penjara dan juga Pasal 1 ayat 1 Undang – undang Darurat No. 12. Tahun 1951 Dengan ancaman hukuman penjara Setinggi-tingginya 20 tahun penjara, “tandas Kapolres Bogor AKBP Harun S.I.K., S.H

Pewarta : WMyuda

Komentar

News Feed