oleh

Polres Melawi dan Satgas Covid-19 Kabupaten Melawi Cegah Kerumunan Kegiatan Perang Petasan lanjutan

Investigasi Bhayangkara Indonesia com Polda Kalbar Polres Melawi – Polres Melawi bersama Satgas covid-19 melaksanakan apel gabungan kesiapan pengamanan antisipasi perang kembang api lanjutan di Jembatan Melawi Nanga Pinoh. Dalam rangka perayaan hari raya idul Fitri 1442 H di hari ke dua tahun 2021 di Kabupaten Melawi. Jumat (14/05) dihalaman Polsek Nanga.

Apel gabungan persiapan pengamanan di pimpin oleh Kabag Ops Polres Melawi di hadiri oleh PJU Polres Melawi, LO Kodim 1205/Sintang, Para Perwira Polres Melawi, Kapolsek Nanga Pinoh, Danramil Nanga Pinoh, Personil Gabungan Polres dan Polsek Nanga Pinoh, Personil Koramil Nanga Pinoh
M dan Satgas Covid ( BPBD,Sat Pol PP, Nakes).

Kapolres Melawi AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto, S.I.K melalui Kabag Ops Polres Melawi AKP Aang Permana, S.IP., M.AP menyampaikan dalam pelaksanaan pengamanan agar personil selalu waspada dan menjaga keselamatan serta menerapkan Prokes.

“Laksanakan kegiatan Pengamanan dengan humanis tidak bersikap Arogansi namun tetap tegas dan tidak terpancing, Keselamatan masyarakat pengguna jalan adalah Prioritas pengamanan”. Ucapnya.

“Selain dilaksanakan kegiatan pengamanan juga dilakukan himbauan-himbauan”

Dalam kegiatan tersebut juga diamankan barang bukti petasan dari sembilan orang remaja yang diduga akan melakukan perang petasan

“Terhadap sembilan orang diduga pelaku perang kembang api dilakukan Swab Test Antigen di Polsek Nanga Pinoh. dari sembilan orang tersebut terdapat satu orang Positif Covid – 19. selanjutnya yang bersangkutan dikarantina di puskesmas kenual Kecamatan Nanga Pinoh. dan terhadap 8 org yg telah di swab dilakukan proses pemeriksaan oleh satreskrim polres melawi”. Jelasnya.

“Ini merupakan upaya Polres Melawi dalam memutus mata rantai penularan virus Covid -19. dan dari hasil Swab yang dilakukan masih terdapat hasil positif itu artinya Covid sangat mengacam keselamatan dan kesehatan sehingga kenapa satgas CoVid melaksanakan larangan dan upaya membubarkan kerumunan” Tutup nya.

Penulis : Arbain

Komentar

News Feed