oleh

Polri Tetapkan 33 Tersangka Kasus Penimbunan Masker dan Hand Sanitizer, Hanya Tahan 2 Tersangka

Investigasi Bhayangkara Indonesia, Jakarta – Polisi telah menetapkan 33 tersangka dari 18 kasus penimbunan masker dan hand sanitizer. Dari total tersangka tersebut, polisi hanya menahan dua orang.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Asep Adi Saputra melalui tertulis ,Kamis (2/4/2020).mengatakan meskipun tidak merinci alasan tersangka lain tidak ditahan. “Secara keseluruhan ada 18 kasus dengan 33 tersangka, dan kemudian dua di antaranya telah dilakukan penahanan,” ujarnya.

Selanjutnya, Asep menjelaskan selain penimbunan, ada pula para tersangka yang menaikkan harga jual kedua produk tersebut di atas harga pasaran. “Seperti diketahui, masker dan hand sanitizer diburu masyarakat sejak munculnya kasus pasien positif Covid-19 di Indonesia,” jelasnya.

Untuk itu, Asep menegaskan atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis. “Dalam kasus ini, UU yang dipersangkakan ada UU Perdagangan, UU Kesehatan dan juga UU Perlindungan Konsumen.. Tiga UU ini memiliki konsekuensi hukum dari jenis pelanggaran hukum yang dilakukan,” tegasnya.

Adapun total terdapat 1.790 pasien positif Covid-19 di Indonesia per Kamis (2/4/2020). Pemerintah mencatat terdapat penambahan pasien positif Covid-19 sebanyak 113 orang dalam kurun waktu 24 jam terakhir sejak pukul 12.00 WIB, Rabu (1/4/2020). Dari data tersebut, sebanyak 112 pasien dinyatakan sembuh, sementara terdapat 170 pasien yang meninggal.(Vecky Ngelo)

Komentar

News Feed