oleh

POMAL Klarifikasi Perselisihan Wartawan Dengan Sipen LMJ TNI AL

Investigasibhayangkara.com, Jakarta – POMAL memberikan klarifikasi Kapada sejumlah wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Jakarta (FWJ) di Jakarta terkait perselisihan dan adu mulut melalui komunikasi via seluler antara Romo dari media harian sederhana yang juga anggota Forum Wartawan Jakarta dengan seorang anggota Lmj sipen TNI AL bernama Suky, diakibatkan adanya selisih pendapat soal informasi by telpon, dan berlanjut berujung adanya percekcokan serius dilapangan.

Percecokan yang terjadi pada hari Minggu (1/11/2020) di daerah Kayu Ringan Bekasi sekitar pukul 09.30 Wib telah mengundang persepsi yang kurang baik dikalangan media.

Peristiwa yang sebelumnya telah viral di beberapa media online terkait tuduhan yang menyudutkan salah satu institusi TNI AL serta seorang wartawan bekasi ini telah mengundang kontroversi karena adanya luka dipelipis kiri Romo terlihat serius.

Menurut informasi dilapangan, kejadian yang telah viral sebelumnya mengundang pertanyaan besar dikalangan institusi TNI AL serta dikalangan profesi jurnalist. Merujuk ketidaknyamanan yang terjadi, maka hasil konfirmasi diantara pihak-pihak terkait muncul fakta yang sebenarnya.

Ini Faktanya

1). Tindakan pemukulan yang dilakukan oleh Suky adalah ketidaksengajaan, dikarenakan adanya saling dorong mendorong dan salah satu pihak yakni Suky bergerak refleks tanpa disengaja mengenai pelipis kiri Romo.

2). Kondisi dilapangan keduanya sama-sama tidak saling memahami, karena adanya miss komunikasi.

3). Dengan adanya penanganan tindakan medis yang lambat, sehingga seolah-olah luka robek di pelipis kiri Romo tampak seperti luka serius.

4). Melalui mediasi yang digelar antara kedua belah pihak di Pomal Lantamal III, telah disepakati bahwa peristiwa tersebut diatas sudah diselesaikan dengan bijak dihadapan pengurus Forum Wartawan Jakarta beserta perwakilan dari LMJ, Pasops Letkol Mar. Ayub Wibowo, Pasintel Letkol Mar. Imanda, dan disaksikan oleh wadan Pomal Letkol PM Hotmatua.

Sementara, Pasop LMJ, Letkol Mar Ayub Wibowo menegaskan kejadian yang hanya diawali adanya kesalahpahaman melalui komunikasi selullar itu dan memunculkan percecokan dilapangan telah dianggap selesai. Pihaknya juga menyatakan permintaan maaf atas peristiwa tersebut.

“Saya bersama kawan-kawan di kesatuan TNI AL, khususnya Laktamal Jakarta bersama Pasintel TNI AL, Letkol Mar Imanda, serta disaksikan Wadan Pomal Mayor PM Hotmatua telah meluruskan insiden tersebut dihadapan Romo, dan Ketum Forum Wartawan Jakarta, bang Opan. Artinya kita menyatakan perselisihan yang terjadi antara Romo dengan salah satu anggota saya dianggap telah selesai. “Pungkasnya.*/gur []

Komentar

News Feed