Protokol Kesehatan Dalam Pelayanan UPTD Pajak Dan Retribusi Daerah Prov.Bali Di Kabupaten Bangli

BALI489 Dilihat

Investigasibhayangkara.com,

Seperti kita ketahui Pemerintah saat ini sedang giat melaksanakan percepatan vaksinasi dan juga pemantuan penerapan Prokes untuk mencegah penyebaran virus COVID-19. Seperti yang awak media lakukan, Selasa 19/04/2022 melakukan kunjungan ke UPTD. Pelayanan Pajak dan Retribusi daerah Provinsi Bali di Kabupaten Bangli ( Kantor Bersama Samsat Bangli).
Dimana dalam hal ini awak media melihat bagaimana para petugas melakukan aktivitas kerjanya sesuai dengan fungsinya masing – masing, yang bertujuan memberi pelayanan kepada masyarakat dan terpantau protokol kesehatan diterapkan seperti : jaga jarak,pakai masker,Pengecekan suhu, hand sanitizer dan cuci tangan (5M). Dalam kesempatan tersebut awak media disapa dengan humanis oleh petugas dan dipertanyakan maksud dan tujuan datang ke Kantor UPTD.PPRD. Bangli ini. Selanjutnya petugas menghantarkan kami keruang Kepala UPTD. PPRD. Bangli.
Dalam kesibukan tugas Kepala UPTD.PPRD. Bangli yang bernama Dra Ni Made Arya Ratnadi M.A.P, menyambut baik kedatangan awak media untuk mempersilahkan masuk dan duduk. “Selamat datang dikantor kami dan sekiranya apa yang bisa kami bantu selaku abdi masyarakat untuk memberi pelayanan”, Ucap Kepala UPTD.PPRD. Bangli ini
Selanjutnya Kepala UPTD menjelaskan Kordinasi dengan staff/pegawai dijajaranya” kami selaku pimpinan senantiasa melakukan koordinasi dengan pegawai dijajaran kami tentang bagaimana memberi pelayanan prima, terpadu dan juga menyelaraskan dengan stakeholder baik dari kepolisian, Jasa Raharja dan BPD sesuai Peraturan Pemerintah/PerGub, sehingga masyarakat menjadi nyaman atas pelayanan kami”,ucapnya saat ditanya koordinasi dengan pegawai.
“Kami juga selalu melakukan sosialisasi ke masyarakat wajib pajak maupun Pemerintah Kabupaten Bangli mengenai Kebijakan Gubernur Bali No. 14 Tahun 2022 tentang Penghapusan Sanksi Administrasi berupa bunga dan denda terhadap pajak kendaraan bermotor melalui medsos, memasang sepanduk maupun terjun langsung menyebar brosur. Dan kebanyakan masyarakat diberikan penjelasan langsung ketimbang melalui medsos lebih menangkap karena ada beberapa yang awam sama medsos dan mengartikan isi Pergub tersebut”, jelas Ibu Ratnadi
Kami dan jajaran sudah melaksanakan sosialisasi ke empat (4) kecamatan yang ada di Kabupaten Bangli secara bertahap mengenai Kebijakan Gubernur Bali tersebut dan antusiasme masyarakat terhadap ketaatan bayar pajak pun mulai meningkat meski dalam situasi pandemi. Dan dengan adanya PerGub tersebut masyarakat merasa diringankan”lanjutnya
Pimpinan UPTD yang baru menjabat 2 tahun 6 bulan ini berujar”kami dalam melayani masyarakat wajib pajak sehari hari tetap melaksanakan PORKES baik dilapangan maupun di tempat-tempat layanan Samsat. Dan tidak jarang saya sendiri menegur pegawai atau masyarakat yang tidak pakai masker saat datang ke kantor dengan humanis” imbuhnya.
Saat disinggung masalah vaksin Ibu Made Ratnadi menjawab”kami dan jajaran sudah melakkukan vaksinasi, karena kami adalah contoh bagi masyarakat”ucapnya menjawab pertanyaan media
Protokol Kesehatan Dalam Pelayanan UPTD. Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi Bali di Kabupaten Bangli.
“Kami akan tetap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat Bangli khususnya, meskipun beberapa hal ada hambatan, tetapi kami tetap yakin semua itu akan bisa dilalui dengan humanis. Karena Peraturan Pemerintah/Kebijakan Pergub dibuat untuk meringankan beban masyarakat”, tutupnya dalam penjelasan.(I Gd S IBI)