Proyek BBWS Banyak Di Keluhkan Warga Desa Kujangsari Kota Banjar

JAWA BARAT59 Dilihat

Investigasi Bhayangkara Indonesia.com

Kota Banjar, Investigasi Bhayangkara Indonesia.com || Warga desa kujangsari mengeluh dengan adanya mobil proyek BBWS yang melintas berlalu lalang ke wilayah dusun sindangasih, citangkolo, dan kalapasabrang. pasalnya jalan desa yang di bangun oleh anggaran kota dan bobot jalan yang seharusnya bobot beberapa ton, ini di lalu dengan beban nya yang di luar kapasitas kelas jalan.

Harjagianto, selaku Anggota BPD Kujangsari kewilayahan dusun sindangasih. Dirinya sangat hawatir dengan melihat kondisi jalan yg baru di betulin oleh pemerintah kota, kinih kondisi jalannya sudah rusak kembali sudah amblas. Padahal kami disini Desa Kujangsari hanya terdampak lintasan saja oleh proyek tersebut, tidak adanya sosialisasi di desa kami terhdap warga yangbterdampak oleh mobil proyek pengangkut matrial.

Lanjut harjagianto, warga banyak bertanya kepada saya selaku BPD di kujangsari, dan sedangkan saya tidak mendapat undangan atau tembusan dari desa terkait adanya mobil proyek yang melintas ke wilayahnya. Sebetulnya kami hanya terdampak lintasan saja sih,  Proyek nya bukan berada di kami. Satu hari hampir kurang lebihnya 20 mobil yang melintas ke wilayah kami ucap harja.

Dusun kalapa sabrang dan cijura juga jalan yang ikut terdampak lintasan proyek tersebut. ada jalan infeksi yang sedang di pebaiki, namun sayang jalan desa yang bukan statusnya jalan infeksi terkena dampak lintasan mobil matrial proyek. Apa lagi kondisi jalan desa tersebut sudah rusak, sekarang dilintasi mobil proyek yang bobot tonase yang melebihi kapasitas jalan desa, tambah parah ujar peri warga batas antara kalapa sabrang dan cijurai, dan sekaligus Ketua Pengurus Anak Ranting Pemuda Pancasila tingkat Desa Kujangsari Kota Banjar.

Dirinya berharap bersama warga lainnya yaitu harja sekligus BPD Kujangsari, agar BBWS mau membetulkan kembali jalan yang terdampak oleh mobil proyek tersebut. jangan selesai proyek pemborong dan BBWS meninggalkan begitu saja. Dan silahkan saja tanya kepada kepal desa nya, apakah ada sosialisasi tidak ke desa karen saya selaku BPD tidak dapat tembusan kepada saya selaku BPD, ungkapnya. (Encep.Dian)