oleh

Rahmad Da’wah : Berantas Togel Meminiliasir Kemaksiatan Kota Semarang

Semarang – investigasi Bhayangkara Indonesia com
Masyarakat berharap, Kapolrestabes Semarang yang akan menjabat nanti, lebih maksimalkan tangani tiga isu penyakit masyarakat yang dinilai mengalami peningkatan kurvanya di Kota Semarang, pada tahun 2020 lalu.

Hal itu disampaikan oleh A.M. Jumai, SE, MM, Ketua Forum Komunikasi Ormas dan LSM Semarang Bersatu (FKSB) Kota Semarang, ketika dimintai tanggapannya melalui telepon seluler pada Senin, (4/1/2021).

Yang dimaksud dengan 3 penyakit masyarakat, menurut Jumai adalah perjudian, peredaran miras dan narkoba.

Namun walaupun demikian, lanjutnya, jika dipantau secara umum pada tahun 2020 lalu, diera kepemimpinan pejabat yang lama, angka kriminalitas di Kota Semarang relatif menurun.

“Seperti perjudian, miras dan narkoba serta kriminal masyarakat yang lain, harus diposes secara tuntas. Jangan sampai hanya seremonial, karena selama ini kurang maksimal penanganannya,” ungkap Jumai.

Disampaikan pula oleh Jumai, perjudian yang masih marak di masyarakat Kota Semarang saat ini adalah togel (toto gelap). Yang perlu diprioritaskan penanganannya, sebab selama ini hanya pengecer kecil yang ditangkap. Sedang yang bandar besar belum tersentuh.

“Selama inikan hanya lapak-lapak atau pedagang eceran saja yang yang ditangkap, namun bandarnya belum tersentuh. Jangan sampai nanti masyarakat yang bertindak sendiri, karena itu melanggar hukum. Sementara polisi yang memiliki kekuatan hukum belum maksimal dalam menindak,” tandasnya.

Oleh sebab itu, bersama ormas-ormas Islam di Semarang, pihaknya berkomitmen untuk mengkampanyekan pemberangusan secara tuntas togel yang ada di Semarang.

“Kami, dari ormas Muhammadiyah bersama NU (Nahdlatul Ulama) dan LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) memiliki komitmen untuk memberangus habis praktek togel di masyarakat. Harapannya, dapat diberangus dari pusatnya atau sumber utamanya, Jagan hanya pengecer kecil,” tegas Jumai.

Sedang untuk komunikasi dengan ormas-ormas maupun media mitra, diharapkan dengan Kapolrestabes Semarang yang baru, tetap menjalin komunikasi dengan harmonis.

Begitu juga yang disampaikan oleh Rahmad Da’wah, Ketua PWOI Nusantara Jawa Tengah mengatakan tetap menjaga keharmonisan dengan wartawan sebagai mitra kepolisian.

“Mutasi jabatan itu hal biasa, tapi semoga dengan Kapolrestabes yang baru akan lebih baik kemitraannya dengan para Wartawan yang selama ini sudah harmonis,” ujarnya.

Lalu terkait togel, imbuhnya, perlu diberantas guna meminimalisir kemaksiatan di Kota Semarang.
(Syailendra/Tim)

Komentar

News Feed