Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bangka Tentang Persetujuan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2023 Di Hadiri Bupati Bangka

Berita Hari Ini18 Dilihat

Sungai Liat, Bangka Belitung
Investigasi Bhayangkara Indonesia

Pelaksanaan Rapat Paripurna yang dilakukan DPRD Kabupaten Bangka Tentang Persetujuan Rancangan APBD Kabupaten Bangka Tahun Anggaran 2023 telah usai 3 hari yang lalu, di buka oleh Ketua DPRD Iskandar, Di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bangka pada Senin ( 21/11/2023).

Yang hadir dalam Rapat Paripurna tersebut sebanyak 30 orang Anggota DPRD Kabupaten Bangka serta jajaran Forkopimda Kabupaten Bangka terdiri dari Kapolres Bangka, Dandim 0413 Bangka yang diwakili Perwira Penghubung, Danlanal Babel yang diwakili Perwira Utama, Kajari Bangka yang diwakili Kasi intel, Kepala Dinas Pemkab Bangka dan Camat Kabupaten Bangka.

Rapat Paripurna sudah 2 (Dua) kali dilaksanakan, dengan kesepakatan bersama hari ini tetap dilaksanakan.

” Rapat Paripurna dimulai tanggal 12 September 2022 lalu terhadap RAPBD dilanjutkan tanggal 5 Nopember 2022, Alhamdulillah mencapai kesepakatan bersama untuk di Paripurnakan dan disahkan hari ini,” Ungkap Ketua DPRD Kabupaten Bangka.

Dijelaskan lagi oleh ketua DPRD Kabupaten Bangka bahwa RAPBD Tahun 2023 dimantapkan kepada Percepatan Pembangunan, sehingga sangat bermanfa’at kedepannya untuk masyarakat Kabupaten Bangka.

” RAPBD Tahun 2023 difokuskan pada Percepatan Pembangunan, Pertumbuhan Ekonomi. Melalui Pembangunan Infrastruktur yang bermanfa’at, sehingga dapat meningkatkan Pendapatan Daerah juga dapat menciptakan masa depan Kabupaten Bangka menjadi nyaman,” Jelas Iskandar

Bupati Bangka mengatakan Tahun 2022 sekarang penyebaran Covid-19 mengakibatkan keterbatasan Kegiatan. Berdasarkan prediksi untuk tahun 2023 perkembangan ekonomi (Lembaga Keuangan) akan terhambat baik tingkat Nasional maupun Internasional.

” Mengenai situasi di Tahun 2023 akan jauh lebih berat dibandingkan
Tahun 2022 disebabkan penyebaran Covid-19 yang masih terjadi. Resiko Inflasi akibat gangguan rantai pasok, potensi terjadinya krisis pangan dan energi, Tedensi Geopolitik Dunia yang masih tinggi, Pengetatan kebijakan moniter akibat ketidakpastian perekonomian dunia menjadi tantangan yang mesti kita antisipasi bersama,” Ujar Bupati Bangka Mulkan,SH.MH.

Dilanjutkan Mulkan,SH.MH, Beliau menyampaikan APBD sangat penting dalam menjaga Stabilitas Ekonomi Daerah (SED).

” Oleh karena itu APBD sebagai instrumen utama kebijakan fisikal perlu memainkan peranan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, potret tersebut tentu saja akan mempengaruhi alokasi dan distribusi pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah untuk lebih ekspansif,” Tutur Mulkan,SH.MH.-

(Ach IBI).