oleh

Razia Ops Pekat Tinombala II Tahun 2020 di kota palu kelurahan tawanjuka menjaring belasan orang terlibat narkoba

Investigasi Bhayangkara Indonesia.com. Palu, – Personel Polda Sulteng yang tergabung dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Ops Pekat) Tinombala II Tahun 2020, kembali melakukan razia narkoba Sabtu (21/11/2020) pagi, di Jalan Baligau, Kelurahan Tavanjuka, Kecamatan Tatanga, Kota Palu.
Sebelum dilakukan razia, Kaopsda Ops Pekat Tinombala II Tahun 2020, selaku Direktur Reserse Narkoba Polda Sulteng, Kombes Pol Aman Guntoro, S.IK memberikan arahan kepada seluruh personel Satuan Tugas (Satgas) Ops Pekat, dihalaman depan Mapolda Sulteng yang lama.
Usai memberikan arahan, personel gabungan kemudian menuju Kelurahan Tatanga dengan menurunkan sebanyak 61 personel.
Tiba di lokasi, personel gabungan yang dipimpin oleh AKBP Yudi Arto Wiyono, SIK, MH selaku Kasubdit 1 Direktorat Resnarkoba berhasil mengamankan 11 orang laki-laki dan 7 orang perempuan.
Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto, SIK membenarkan kegiatan razia tersebut yang dilakukan oleh personel gabungan Ops Pekat Tinombala II tahun 2020.
“Kegiatan tersebut dalam rangka untuk memelihara keamanan, ketertiban dilingkungan masyarakat yang aman dan kondusif menjelang pemungutan suara secara serentak pemilihan kepala daerah dan perayaan natal dan tahun baru (Nataru) 2021 di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah,” jelasnya.
Kabid Humas mengungkapkan dalam razia tersebut personel gabungan selain mengamankan 11 orang laki-laki dan 7 orang perempuan, juga berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai sejumlah Rp. 2.600.000, 1 (satu) buah dompet warna coklat, 1 (satu) unit hp vivo warna merah, 1 (satu) buah buku catatan dan 1 (satu) buah dompet putih yang berisikan paket kecil yang di duga berisikan shabu yang didapat dari salah satu perempuan berinisial AR.
“Ada juga barang bukti dari perempuan berinisial AZ uang tunai sebanyak Rp. 9. 040.000, 3 pak pipet plastic, 17 pak plastik klip kecil, 13 pireks kaca, 16 macis gas, 1 buah tas warna biru tua, 1 unit hp nokia hitam dan 1 plastik klip kecil yang di duga berisikan shabu,” ungkapnya.
Kabid Humas juga mengungkapkan bahwa personel gabungan menemukan barang bukti lainnya seperti 17 paket kecil yang di duga berisikan shabu, 12 paket kecil di dalam rokok esse, 5 paket dalam kotak plastik hijau, 2 buah alat hisab shabu, 1 buah hp samsung lipat warna hitam, 1 buah hp samsung lipat warna putih, 2 buah macis gas dan 1 pak plastik klip.
“Saat ini tim ops pekat sedang melakukan pemeriksaan kepada para penyalahgunaan narkoba yang berhasil diamankan, dan akan dilakukan pengembangan kasus,” pungkasnya.( Humas/ Faisal )

Komentar

News Feed