Reskrim Polsek Kresek Polresta Tangerang Ungkap Pelaku Kasus 351 KUHP TKP Desa Tamiang

BANTEN384 Dilihat

Www.investigasibhayangkara.com

Tangerang – Satuan Unit Reskrim Polsek Kresek Polresta Tangerang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Saepudin Rosdiana beserta empat anggota nya melakukan penangkapan terhadap tersangka Kasus 351 KUHP, Jumat (28/01/2022) di kampung Bandung Boboko Desa Bandung Kecamatan Bandung Kabupaten Serang.

Penangkapan tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP /417/K/V/2021/Sek.Kresek tanggal 24 Mei 2021, Tempat Kejadian Perkara diKampung Tinggulun Rt.003/001 Desa Tamiang Kecamatan Gunung Kaler Kabupaten Tangerang atas nama pelapor Busro alamat Kampung Katileng Rt.003/001 Desa Talok Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang .

Penuturan kronologi kejadian dijelaskan Kapolsek Kresek AKP Osman Sigalingging,SH “Ketika Busro (Pelapor) sedang duduk bersama temannya Ujang (Saksi) dan Aldi (Saksi) datang sodara J (Terlapor) dengan teman nya saudara S menggunakan sepeda motor dan saudara J turun dari motor tersebut kemudian menghampiri pelapor dan meminta rokok, tiba-tiba terlapor melempar sebuah batu Selcon namun tidak mengenai pelapor kemudian terlapor langsung memukul muka pelapor sebanyak dua kali yang mengakibatkan bibir dan dan hidung mengalami luka.

“Atas kejadian tersebut saudara Busro melaporkan ke Polsek Kresek dan laporan diterima terus dilakukan penyelidikan oleh anggota serta melakukan pencarian terhadap pelaku penganiayaan tersebut, akan tetapi tidak mendapatkan hasil karena pelaku selalu lolos dari sergapan anggota kami” Ujar Osman.

Iptu Saepudin Kanit Reskrim Polsek Kresek menambahkan “Pada Hari Jumat (28/01/2022) kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku penganiayaan dengan tempat kejadian perkara di Tamiang tersebut ada disebuah perkampungan di Kabupaten Serang, sehingga kami langsung bergerak menuju kampung tersebut dan benar bahwa dia lah tersangka yang selama ini menjadi DPO, sehingga kami langsung menangkapnya dan dibawa ke komando untuk dimintai keterangan demi proses hukum lebih lanjut ” ujarnya. ( Toni )