oleh

RESMOB POLRES BITUNG TANGKAP 11 REMAJA DI NABATI.

Investigasi Bhayangkara Indonesia .com, BITUNG- Sebelas remaja pelaku pembuat senjata tajam (Sajam) jenis Panah Wayer diamankan Tim Resmob Sat Reskrim Polres Bitung yang dipimpin Aipda. Denhar Papente. Minggu (28/3), sekitar pukul 23:00 WITA. di Nabati kel Bitung Barat dua Kec.Maesa Kota Bitung.

Para pemuda ini ditangkap terkait adanya pembuatan atau perakitan senjata tajam jenis Panah Wayer yang diduga kuat sajam tersebut digunakan oleh mereka untuk aksi-aksi kejahatan dan melukai orang lain.

Diketahui, sebelas Pemuda ini berinisial, JT alias Jamal (23), ME alias Mevdison (20), FD alias Fabio (19), SB alias Stevanus (17), RB alias Raldisto (24), MN alias Mecris (22), AM alias Asar (17), DB alias Dodi (16), VS alias Viki (16), LP alias Leonardo (22) dan FR alias Faiz (25).

Kepada sejumlah wartawan, Kapolres Bitung AKBP Indrapramana H, S.I.K. melalui Kasat Reskrim AKP Frelly Sumampouw. SE. mengatakan, dalam perakitan panah wayer tersebut mereka memiliki peran masing-masing dan itu direkam dalam vidio dan di unggah yang kemudian viral di Medsos.

Alasan mereka merakit Panah Wayer, lanjut Frelly, disebabkan karena dendam sehingga mereka merakit sajam tersebut untuk berjaga-jaga.

namun, meskipun demikian hal itu tidak dapat dibenarkan, karena dapat mengancam keselamatan jiwa orang lain, tegas mantan Waka Timsus Maleo itu.

Lanjutnya, Sebanyak 13 buah pelontar panah wayer berhasil mereka buat, serta ratusan ujung anak panah wayer. Lalu mereka menyimpannya di rumah salah satu temannya yaitu Raldisto alias RB dalam sebuah gardus mie instan.

“Selang sebulan dari pembuatan atau perakitan sajam tersebut yakni (21/2/2021) hingga saat mereka ditangkap oleh Tim Resmob, diduga sajam tersebut sudah digunakan dan sudah dibagi-bagi oleh mereka yang sisanya berhasil diamankan sebanyak 14 ujung anak panah wayer bersama 6 buah pelontar”. tutup Kasat Reskrim Polres Bitung AKP. Frelly Sumampow, S.E.

Atas perbuatannya, saat ini kesebelas Pemuda itu diamankan di Polres Bitung bersama barang bukti panah wayer, serta sebilah parang untuk proses sidik lanjut.

(Maulana)

Komentar

News Feed