oleh

SAT LANTAS KUTAI TIMUR AKAN SEGERA MENSOSIALISASIKAN PSIKOLOGI SEBAGAI SYARAT PEMBUATAN SIM ,ATAU PERPANJANGAN SIM .

Investigasi Bhayangkara Indonesia, com. Sangatta- Kutim 3/11/2020.
Sat Lantas Kutai Timur Melalui BANIT SIM’ N.AKBAR SH.SM. diruang kerjanya menegaskan syarat pembuatan SIM baru maupun perpanjangan SIM untuk tahun 2021 wajib tes psikologi.

Hal ini bukan untuk membuat masyarakat sulit namun justru sebaliknya, akan tetapi lebih peduli pada keselamatan, ungkapnya.

Dalam hal ini Tes Psikologi bagian penertiban SIM merupakan amanah dari Pasal 81 ayat (4) undang-undang No.22 Tahun 2009 Tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan.

Sebagai mana tertuang dalam Pasal 36 Peraturan Kapolri No.9 Tahun2012 Tentang surat ijin mengemudi.

Akbar juga mengunkapkan’ bayangkan saja kalau ada orang yang punya gangguan fisikis memiliki SIM, tiba-tiba fisikis nya tetganggu pada saat berkendara hal ini justru akan membahayakan diri sendiri serta orang lain, pungkas Akbar”.

Aturan juga telah menyebutkan bahwa salah satu persyaratan penerbitan SIM adalah kesehatan. Baik kesehatan jasmani maupun rohani .

Dengan dilakukanya materi Tes Psikologi akan menilai beberapa aspek antara lain kemampuan konsentrasi, kecermatan, pengendalian diri, stabilitas emosi dan ketahanan diri, Pungkas Akbar”. ( IBI News Kutim ).

Komentar

News Feed