oleh

Sat Narkoba Polres Metro Jakrata Pusat berhasil ungkap Menyelundupkan paketan sabu yang dimasukan dalam Sop Tulang Kaki Sapi

Investigasibhayangkara.com, Jakarta – Pada Hari Senin, Tanggal 2 Maret 2020 , Pukul 10.30 WIB.

Satuan Narkoba Polres Jakarta Pusat melakukan conference pengukapan Kasus Narkotika dalam konferensi Pers nya di pimpin oleh Kapolrestro Jakarta Pusat KOMBESPOL HERU NOVIANTO SIK. Serta di dampingi Wakapolres AKBP SUSATYO PURNOMO CONDRO SIK MSI dan Kasat Narkoba AKBP AFANDI EKA PUTRA SH,S.IK ,M.PICT
Keberhasilan waktu penangkapan yaitu
Senin 13 Januari 2020, sekitar jam 14.40 Wib bertempat kejadian perkara Penjagaan Pintu utama (P2U) Lapas Salemba yang beralamatkan Jl.Percetakan Negara no 88 A Kel Rawasari Kec Cempaka putih Jakarta Pusat. Dengan tersangka SP, FW  dan E beserta barang bukti yang di amankan
1.7(tujuh) paket plastik klip kecil didalam plastik kecil yang masing masing berisi Narkotika jenis Shabu dg total keseluruhan berat bruto kurang lebih 6,15 ( enamkoma limabelas ) gram., 1(satu) unit Hp merk Samsung warna putih,
3.1(satu) Hp merk VIVO warna Biru,
4.1(satu) unit Hp merk OPPO warna biru
Dengan Modus Operandi.
Menyelundupkan paketan sabu yang dimasukan dalam Sop Tulang Kaki Sapi ke dalam Lapas Salemba dengan kejadian Kronologis Pada saat anggota Lapas melakukan pemeriksaan barang barang pengunjung dg menggunakan alat X Ray mesin memberitahu ada indikasi Drug , selanjutnya dilakukan pemeriksaan secara Manual , telah ditemukan 7 (tujuh) paket plastik kecil yang berisi Narkotika jenis Shabu yang di simpan di dalam makanan *SOP KAKI TULANG SAPI* yang dibawa oleh tersangka SP , Narkotika jenis Shabu tsb pesanan dari narapidana yang bernama FW ,atas informasi dari petugas Lapas Salemba , anggota Polsek Cempaka Putih di bantu anggota polres Jakpus mencari Tersangka lain ,pada tanggal 22 Februari 2020 sekitar jam 09.00 Wib di daerah Kendal Jawa tengah dapat diamankan Tsk E yang bertugas menjemput bahan Shabu dan memasukkan Shabu ke dalam tulang  SOP KAKI SAPI ada pun pasal yang di kenakan adalah pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112  ayat (1) Jo 132 ayat (1) UU RI NO 35 TH 2009 tentang Narkotika,dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 ( lima)  Tahun dan paling lama 20 ( dua puluh ) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp.1.000.000.000,- ( satu milyar rupiah)dan paling banyak Rp.10.000.000.000,-(sepuluh) milyar rupiah

Komentar

News Feed