Sat Res Narkoba Polres Tabanan Kembali Berhasil Mengungkap Kasus Narkoba, 5 Orang Terduga Penyalahguna Narkoba Ditangkap

Berita Hari Ini305 Dilihat

Polda Bali – Polres Tabanan – Humas : Satuan Satres Narkoba Polres Tabanan yang dimotori oleh Kasat Resnarkoba AKP I Gede Sudiarna Putra, S.H., kembali berhasil mengungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba dan mengamankan 5 (lima) orang terduga sebagai pelaku di tempat yang berbeda , serta menyita puluhan barang bukti berupa paket klip bening yang didalamnya berisi shabu-shabu golongan 1, juga menyita 4 (empat) Unit Sepeda Motor yang berkaitan dengan peran pelaku dalam melakukan kegiatannya.

Perihal pengungkapan kasus ini dirilis langsung oleh Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra, S.I.K., M.H., pada hari Senin 21 Maret 2022 pukul 10.00 Wita, bertempat di lobi depan Polres Tabanan, saat kegiatan menghadirkan ke 5 (lima) orang tersangka serta menggelar barang bukti yang berhasil disita penyidik dan kegiatan diliput rekan wartawan Media Cetak, Media Online dan Media Elektronik.

Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra, SIK., M.H., yang didampingi oleh Kasat Resnarkoba Polres Tabanan AKP I Gede Sudiarna Putra, S.H., bersama dengan Kasi Humas Iptu I Nyoman Subagio, S.Sos., dan KBO Sat Narkoba dalam keterangan resminya mengatakan “berdasarkan alat bukti yang cukup SatRes Narkoba Polres Tabanan berhasil mengungkap dan telah mengamankan 5 (lima) orang terduga penyalahguna Narkoba, 4 orang berparan sebagai perantara jual beli dan yang 1 (satu) orang sebagai pengguna,”Ucap Kapolres Tabanan mengawali keterangannya.

Lebih lanjut Kapolres Tabanan menjelaskan, keberhasilan ini semuanya berawal mula dari Tim Opsnal Sat Res Narkoba mendapat Imformasi dari Masyarakat, yang menyebutkan bahwa orang dengan nama dan ciri-ciri tertentu sering bersentuhan dengan barang haram (Narkoba), informasi ini terus didalami dengan melakukan serangkaian Penyelidikan dilapangan, perlu diketahui untuk dapat menemukan keberadaan para tersangka ini tentu tidak mudah karena selalu berpindah-pindah disamping itu Sepeda Motor yang dipakainya menggunanakan Plat nomor plat Palsu, tentunya ini salah satu cara untuk mengelabui petugas, namun dengan kerja keras dan keuletan Tim Opnal dilapangan akhirnya para tersangka berhasil diamankan di tempat dan pada waktu yang berbeda”, Ucap Kasat Narkoba.

Adapun ke-5 ( lima) orang terduga yang berhasil diamankan masing-masing mengaku bernama :

  1. Devi Eka Saputra alias Mingun, Laki, umur 25 tahun, Agama Islam, Indonesia, Pekerjaan karyawan swasta alamat Desa Blimbingsari, Kec. Blimbingsari, Kab. Banyuwangi, Jatim. alamat Desa Ubung, Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar, waktu kejadian/terguga diamankan pada hari Jumat tanggal 11 Maret 2022 sekira pukul 22.30 Wita, TKP (tempat kejadian) di Gang buntu, di Desa Abiantuwung Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, padanya dilakukan penggeledahan badan/pakaian atau tempat tertutup lainnya, dari hasil penggeledahan petugas berhasil menemukan 10 (sepuluh) buah paket shabu totol berat 3,82 gram, juga diamankan 1 Init Sepeda Motor Honda Beat Xiomi warna biru pituh, Plat Nomor DK 7250 EN dan barang bukti lainnya. Modus operandi “pelaku menguasai, memiliki, dan menyimpan Narkotika jenis shabu tanpa ijin, Peran pelaku sebagai perantara jual beli shabu.
  • 2. I Gede Putu Giri Adnyana alias Abud, laki, umur 30 tahun, karyawan swasta, Hindu, Indonesia, alamat Banjar Gubug Belodan, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, waktu kejadian hari Senin tanggal 14 Maret 2022 sekira pukul 18.30 wita, TKP (tempat kejadian) di dalam rumah milik tersangka I Gede Putu Giriadnyana alias Abud di Banjar Gubug Belodan, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, padanya dilakukan penggeledahan badan/pakaian atau tempat tertutup lainnya, dari hasil penggeledahan petugas berhasil menemukan 3 (tiga) buah paket shabu dengan jumlah keseluruhan barang bukti berupa kristal bening diduga shabu seberat 1,36 (satu koma tiga puluh enam) gram bruto atau 0,85 (nol koma delapan puluh lima) gram netto, yang diakui adalah miliknya, padanya juga disita 1 (satu) unit Sepeda Motor Honda Vario warna hitam silver dengan plat nomor Pol DK 8402 GG, berserta STNK atas nama I Gede Putu GiriAdnyana dan barang bukti lainnya. Modus Operandi :pelaku menguasai, memiliki, dan menyimpan Narkotika jenis shabu tanpa aijin, peran pelaku sebagai pengguna;
  1. Made Sedana Putra alias Bolot, laki, umur 35 tahun, wiraswasta, Hindu, Indonesia, alamat KTP Banjar Dinas Tegehe, Desa Pakisan, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, alamat tinggal jalan Gunung Andakasa, Gang Waru Nomor 8, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, waktu Kejadian hari Selasa tanggal 15 Maret 2022 sekira pukul 19.00 Wita, TKP (tempat kejadian) di depan Kantor Notaris di pinggir jalan raya Abiantuwung, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, padanya dilakukan penggeledahan badan/pakaian atau tempat tertutup lainnya, dari hasil penggeledahan petugas berhasil menemukan “9 (sembilan) buah paket shabu berat keseluruhan 3,82 (tiga koma delapan puluh dua) gram brutoatau 3,10 (tiga koma sepuluh) gram netto terbung kuskertas warnaputi terlilit plaster warna hitam didalam pembungkus rokok Marlboro, yang diakui adalah miliknya, juga disita 1 (satu) unit Sepeda Motor Honda Vario warna hitam silver dengan Plat nomor DK 6642 QQ beserta STNK atas nama Rai Suwetri Astuti dan barang bukti lainnya. Modus operan dipelaku menguasai ,memiliki, dan menyimpan Narkotika jeniss habuta npaijin, peran pelaku sebagai perantara jual beli shabu.
  2. I Komang Juliadi Alias Mang Adi, laki, umur35 tahun, swasta, Hindu, Indonesia, alamat asal Banjar Swastika, Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, alamat tinggaljalan Muding Batu Sanghyang, Desa Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, waktu kejadian hari Selasa tanggal 15 Maret 2022 sekira pukul 21.15 wita, TKP (tempatkejadian) di dalam tempat tinggal tersangka I Komang Juliadi Alias Mangadi Di Jalan Muding Batu Sanghyang, Desa Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, padanya dilakukan penggeledahan badan/pakaian atau tempat tertutup lainnya, dari hasil penggeledahan petugas berhasil menemukan 11 (sebelas) buah paket shabu dengan berat seluruh nyaseberat 5,61 (lima koma enam puluh satu) gram bruto dan yang menarik ditemukan 56 (lima puluh enam) bungkus rokok Gudang garam Surya yang diakui adalah miliknya Modus Operandi :pelaku menguasai, memiliki, dan menyimpan narkotika jenis shabu tanpa ijin, peran pelaku sebagai perantara jual beli shabu.
  3. Ari Ahlan alias Arya, laki, umur 24 Tahun, Pelajar/Mahasiswa, Islam, Indonesia, alamat Banjar Dinas Kecicang Islam, Desa Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, Waktu kejadian hari Kamis tanggal 17 Maret 2022 sekira pukul 16.00 Wita, TKP (tempat kejadian) di pinggir jalan Dr. Ir. Soekarno I, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, padanya dilakukan penggeledahan badan/pakaian atau tempat tertutup lainnya, dari hasil penggeledahan petugas berhasil menemukan “1 (satu) buah plastic klip didalamnya berisikan kristal bening yang diduga shabu dengan berat 1,65 (satu koma enam puluh lima) gram bruto yang diakui adalah miliknya, disamping itu padanya juga disita 1 (satu) unit Sepeda Motor Honda Scoopy warna putih nomor Polisi yang terpasang DK 4756 ACX (plat palsu), beserta STNK atas nama Ari Ahlan dengan nomor Polisi DK 4489 TO (plat asli) dan barang bukti lainnya. Modus Operandi pelaku menguasai, memiliki, dan menyimpan Narkotika jenis shabu tanpa ijin, peran pelaku sebagai perantara jual beli shabu,

Ke 5 (lima) terduga/tersangka ditahan di Rutan Polres Tabanan, kasusnya dalam proses penyidikan dengan Pasal yang dipersangkakan :

  • pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika yaitu memiliki, menyimpan, menguasai dan atau menyediakan Narkotika golongan 1, ancaman hukuman paling singkat 4 tahun paling lama 12 tahun, denda paling sedikit 800 juta.
  • pasal 114 ayat (1) menawarkan untuk dijual, membeli, menerima, sebagai perantara dalam jual beli, menerima atau menyerahkan Narkotika gol 1, ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit satu milyar rupiah
  • pasal 132 ayat (1) permufakatan jahat, dengan hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan denda satu milyar rupiah.

Pada kesempatan ini Kami jajaran Polres Tabanan menghimbau kepada semua pihak “katakan tidak pada Narkoba apapun jenis dan alasannya, Narkoba dapat merusak generasi Bangsa, dapat menurunkan kesadaran, yang berujung pada hilangnya ingatan. hal tersebut dikarenakan Narkoba dapat mengakibatkan efek sedatif seperti kebingungan, hilang ingatan, perubahan perilaku, tingkat kesadaran menurun dan koordinasi tubuh terganggu, apalagi saat ini Pandemi Covid-19 belum berakhir, sayangi diri, keluarga dan tetap disiplin Prokes untuk Bali / Tabanan tumbuh dan tangguh. “,Tegas Kapolres Tabanan diakhir keterangannya untuk mengingatkan semua.(Hum:GD).