oleh

SAT SABHARA POLRES TORUT SAMBANGI KPU DAN BAWASLU PASTIKAN SITUASI TETAP TERJAGA

Investigasi Bhayangkara Indonesia, com. Sat Sabhara Polres Toraja Utara melaksanakan Patroli menyambangi Kantor KPU dan Kantor Bawaslu Toraja Utara untuk memastikan keamanan di masa kampanye Pilkada Kabupaten Toraja Utara,
Senin malam (05/10/2020)

Agenda pesta demokrasi telah berjalan didepan mata, saat ini Kabupaten Toraja Utara sudah memasuki tahapan kampanye dimana para paslon bersaing untuk memikat hati Masyarakat dalam menentukan pemimpin daerahnya.

Kantor KPU dan Kantor Bawaslu Toraja Utara merupakan unsur penting dari terselenggaranya pesta demokrasi yang menjadi sasaran tindak kriminalitas dalam digelarnya kegiatan ini. Demi mengantisipasi tindak kerawanan di lokasi tersebut personel Sat Sabhara Polres Toraja Utara melaksanakan Patroli untuk memastikan keamanannya.

Kali ini satu regu Patmor dari Sat Sabhara yang berlokasi di Kabupaten Toraja Utara dipimpin Danru Patmor Bripka Hasto Siman memusatkan patrolinya di lokasi tersebut.

Patroli ini dilaksanakan dengan menggunakan perlengkapan standar kepolisian dan persenjataan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Toraja Utara AKBP Yudha Wirajati, S.IK.,M.H menyampaikan bahwa demi mengawal dan menyukseskan Pilkada yang oaman, baik dan sehat, patroli Sat Sabhara dikerahkan untuk menjaga kondusifitas Kamtibmas yang dibarengi dengan pendisiplinan protokol kesehatan.

Kapolres menambahkan, Selama berjalannya tahapan Pilkada 2020 di Kabupaten Toraja Utara hingga pada tahapan Pelantikan, Saya akan pastikan situasi Kantor KPU dan Bawaslu Toraja Utara tetap terjaga dalam keadaan aman.

“Kami akan terus melakukan koordinasi kepada Pihak KPU dan Bawaslu Toraja Utara selama berjalannya tahapan-tahapan Pilkada demi untuk melahirkan pemimpin daerah yang berkualitas dan menjadi kebanggaan Masyarakat Kabupaten Toraja Utara. tutup Yudha.

Mengenai hal tersebut Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, S.I.K, M.Si mengatakan, untuk pengamanan ini Polda menurunkan 3.320 personel terdiri dari 822 anggota Brimob, 756 anggota Samapta, selebihnya merupakan personel lainnya termasuk Intel, Reserse, dan Lantas. Kemungkinan jumlah tersebut bakal bertambah sesuai konstalasi pilkada yang berjalan.

“Dari seluruh personel yang terlibat akan dibagi menjadi tiga bagian sesuai dengan kerawanan daerah yang akan melaksanakan pilkada thn 2020,
Jelas Kabid Humas

Komentar

News Feed