Dampingi 2 Periode Ketum IWSS Lama, Hj.Andi Nurhiyari Jamaro Dulung, M.Si., Akhirnya Dipilih Secara Aklamasi

Investigasi Bhayangkara indonesia

Dalam rangka pemilihan Ketua Umum Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS), Ormas DPP IWSS mengadakan Munas yang diadakan setiap 5 tahun sekali. Para peserta baik dari PW (Pimpinan Wilayah) dan PC (Pimpinan Cabang) ikut menghadiri dalam menyuarakan aspirasi mereka di Hotel Arthama, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, pada hari Minggu (31/10/21) siang.

Tampak hadir pada Munas ke-8, Ketua Umum DPP IWSS yang terpilih, Hj.Andi Nurhiyari Jamaro Dulung, M.Si., M.Pd.,Hj. Nurwasih Nur selaku Ketua Umum sebelumnya, Penasehat PW Jawa Barat yakni Herni, Hj. Hasnah, S.E., Ketua PW Riau, yaitu Mardiana (Nana), Hj. Andi Misnarlia Manggong, Ketua Pimpinan Cabang Inhill mewakili  Provinsi Riau, PC Dumai, Riau diwakili oleh dr. Dewi Syuhada Amalia Sierang selaku Ketua PC Kota Dumai,Sumiyati Maminasa (sekretaris),Hj. Sugirawati (KKO), PW Kaltim diwakili Siti Hawa Syawal Pamulang,S.T.,M.S.I., PC Kota Bandung diwakili oleh Herawati Mila Krisna dan Pimpinan Wilayah lainnya.

Kemudian Investigasi Bhayangkara menyambangi Ketua IWSS PW Riau, Mardiana menyampaikan, ”Alhamdulillah selama 3 hari (29-31 Oktober 2021-red) disini, Kami melaksanakan Munas pada saat pandemi dengan mengutamakan protokol dan Pimpinan Wilayah hanya dikirimkan dua orang per tiap wilayah.

Penasehat PW Jawa Barat, Herni memaparkan kepada awak media, “Sebagai Penasehat dari Jawa Barat, suasana demokrasi untuk Pemilihan Ketua Umum IWSS sangat baik terutama untuk wanita Sulawesi Selatan dalam periode lima tahun sekali,namun yang pasti pro kontra itu ada (pemilihan Ketum-red) dalam perjalanan demokrasi yang sehat, dinamis dan tepat waktu.”ucap Herni.

Lanjut, “Antusiasme dari setiap peserta dari seluruh indonesia dan dapat bersilahturahmi,yakni 24 perwakilan provinsi yang hadir dalam pengurus pimpinan wilayah. Disinilah Kekuatan kita sebagai kaum perempuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan berperan serta dalam pembangunan sehingga tanpa ada kaum perempuan yang hebat maka tidak akan  ada negara yang sukses.”tegas Herny kepada awak media, Minggu (31/10/21) siang.