oleh

SEPANJANG 2020 hingga 2021, POLDA ACEH GAGALKAN 469 Kg SABU

BANDA ACEH – Investigasi Bhayangkara Indonesia com Sejak Januari hingga Desember 2020, Kepolisian Daerah Aceh telah mengagalkan penyeludupan dan peredaran 469,5 kilogram narkoba jenis sabu.

Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada menyebutkan selain mengagalkan sabu, pihaknya juga mengagalkan peredaran 138 ribu butir pil ekstasi dan penemuan 83,3 hektar ladang ganja hasil operasi yang dilakukan oleh Ditnarkoba. “Tahun ini ada 1.025 kasus narkoba yang kita tanggani dengan jumlah tersangka 2.144 orang, 62 diantara wanita,” kata Irjen Pol Wahyu, Sabtu (19/12) akhir tahun 2020.

Banyaknya narkoba yang diungkap tersebut, kata Irjen Pol Wahyu membuktikan bahwa masih banyak peredaran narkoba di Aceh.

Sabu dan ribuan butir pil ekstasi itu terungkap ketika diedarkan di Aceh maupun diluar provinsi. “Ini baru hasil operasi Polda Aceh dengan instansi lainnya.

Belum lagi hasil pengungkapan dari pihak BNN, BNNP Aceh. Saya yakin jumlahnya pasti bertambah. Kami akan menindak tegas semua bandar, kurir, maupun pengecer barang haram tersebut,” sebut Wahyu.

Kapolda mengungkapkan 469 kilogram sabu dan seribuan lebih pil ekstasi itu berasal dari luar, Aceh masih di jadikan tempat transit atau tempat singgah sebelum barang haram itu didistribusikan ke berbagai provinsi di Indonesia.

“Kondisi Aceh sudah sangat memprihatikan. Kami berharap masyarakat pesisir Aceh untuk aktif melapor jika mengetahui ada masuknya narkoba dari luar negeri. Pencegahan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, tetapi harus bersama-sama,” ungkap Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada.

Report Chandra 4/4/21.

Komentar

News Feed