oleh

Suami direbut Pelakor, Gaberia br Marbun dipukuli Mantan Suami dan wanita Idaman

Investigasi Bhayangkara Indonesia, com. ,Deli Serdang Sumut – Sungguh tragis nasib yang dialami Gabaria br Marbun,setelah Suaminya direbut Wanita lain ,Malah dirinya mendapat serangan Pemukulan dari Mantan suaminya dan juga dari wanita idaman.

Gabaria Marbun bercerita bahwa suaminya yang bernama Budi Sahari bersama Yuni ( Kekasih gelapnya) di laporkan Gaberia Marbun ke pihak kepolisian setempat ,Polsek Sei Tuan dengan tanda bukti lapor nomor STPLP/2274X/2020/SPKT Percut , Minggu 01 November 2020.

Pasalnya Budi Sahari bersama wanita idaman melakukan penganiayaan secara bersama – sama terhadap Gabaria Marbun,yang tak lain istrinya.yang beberapa bulan ini di tinggal / pisah rumah ,Penganiayaan ini pada tanggal 31 Oktober 2020 sekitar pukul 12 .00 wib siang di jln Balai umum Gang Pisang ,Desa Tembung ,Kecamatan Percut Sei Tuan,Kabupaten Deli Serdang .

Peristiwa penganiayaan ini terjadi berawal dari Gaberia Marbun (korban Penganiayaan)Pernah mengatakan Pada Yuni Wanita yang tidak beres /wanita perebut suami orang.sekitar pukul 12.00 Wib siang mendatangi Gaberia Marbun kerumahnya ,tidak pikir panjang pelaku langsung menganiaya Gaberia Marbun dengan pukulan dan tendangan mengarah korban hingga korban terjatuh.

“Kebahagian rumah tangga kami hanya sebentar bang,berkisaran 6 bulan “,ucap Gaberia Marbun.Sejak bulan Pebruari 2020 kemarin ,dengan hadirnya Yuni dalam kehidupan rumah tangga kami ,mulai dari situlah retak rumah tangga kami ucapnya dengan sedih ,Suami saya sering dan selalu main pukul dan mengancam saya mau dibunuh dan saya selalu dimaki dengan bahasa kotor,saya juga sudah mengadu ke Kepling setempat dan membuat surat pernyataan ikrar talak hingga pisah rumahlah kami untuk mengantisipasi segala hal yang tidak dinginkan terjadi, saya takut dan karena saya sering sekali dapat perlakuan kasar “,Ucap Gaberia Marbun.

Pelaku dijerat UU nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP pasal 351 Yo 170 KUHP.

Gaberia Marbun berharap agar pelaku segera di tangkap,dan dihukum setimpal atas perbuatannya,Saya disini hanya sebatang kara tidak ada keluar Ucap Gaberia Marbun,Sumber FPII SUMUT.( Marhite Rajagukguk)

Komentar

News Feed