oleh

Sugiyono : Saat Sedang Lengah, Upaya Paksa Pembongkaran Pada Warga

Semarang – investigasi Bhayangkara Indonesia com Penggusuran Warga Cebolok, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang dianggap tidak syah oleh Sugiyono, SE. SH. MH, selaku kuasa hukum warga Cebolok, “Penggusuran kemarin telah melukai hati warga, karena kita dapat informasi dari anggota Polsek Gayamsari yang menyatakan tidak akan ada lagi penggusuran dari pihak pengembang, sampai ditemukan inkrah antara kami dengan pihak sana tapi masih tetap dilakukan penggusuran,” kata Sugiyono, melalui percakapan seluler, Jum’at (1/01/2021).

Sugiyono menambahkan “Kenapa mereka lakukan hal ini dimana kita sedang lengah, saat kita tidak ada di lokasi dan ada upaya paksa kepada warga, ini namanya apa ? eksekusi atau menggusur ? kalau gusur atas dasar apa, kalau eksekusi harus ada inkrah dari pengadilan dong,” tegasnya.

“Kalau memang dasar mereka atas sertifikat sah, dasar sahnya itu siapa barometernya apa, saya juga mau tahu gimana cara mendapatkan sertifikat itu apakah ada perbuatan yang melawan hukum dalam mendapatkan sertifikat, ini akan kita gali terlebih dahulu jadi tindakan mereka kemarin tidak dapat dibenarkan, kalau pun sertifikat itu sah kenapa mereka melakukan upaya paksa seperti ini?,” tandasnya.

Terkait mediasi yang tidak dihadiri oleh Sugiyono, dia mengatakan bahwa sebenarnya dirinya sanggup datang, “Tapi mereka membatalkan sepihak, namun mediasi tetap dilakukan oleh mereka tanpa ada kita, kita ndak bisa jalankan agenda seperti itu karena kita terjadwal” imbuhnya

“Kemarin penggusuran di Cebolok telah terjadi tindakan pidana lain, karena ada pelemparan batu dari pihak sana ke warga, kita akan laporkan ke jajaran terkait, semoga dalam minggu ini akan ada respon dan tercapai rasa keadilan bagi warga kita,” pungkasnya. (Syailendra/Tim)

Komentar

News Feed