Terkait Dugaan Korupsi DD Linggang Marimun, Kasat Reskrim : Masih Proses

KAL-TIM692 Dilihat

Investigasi Bhayangkara Indonesia, KUTAI BARAT (Kaltim) |  “Untuk yang di Marimun saat ini kami masih berkoordinasi dengan BPKP untuk pemeriksaan kerugian negaranya.
Namun sampai sekarang kita masih menunggu kapan untuk turun ke lapangannya dari BPKP,” ucap Iptu Yohanes kepada media ini di Ruang Restoratif Justice Satreskrim Polres Kubar didampingi Kanit Tipikor Aipda M. Daud. Jumat (18/2/2022).

“Perkaranya sudah naik sidik, sudah kita gelar di Polda. Masih proses memang, prosesnya kita tunggu untuk pemeriksaan kerugian negaranya.” tegas Yohanes Bonar.

Pernyataan tersebut menepis rumor yang telah beredar sebelumnya terkait Kampung Linggang Marimun yang dipimpin Petinggi Dahlia sempat menggelar syukuran karena terlepas dari kasus hukum sebab perkaranya dihentikan.

Diberitakan sebelumnya, terkait Dana Desa kampung Linggang Marimun kecamatan Mook Manaar Bulatn kabupaten Kutai Barat diproses dan ditangani Satreskrim Polres Kutai Barat karena ada dugaan kasus Tipikor.

Sementara itu, Kanit Tipikor M Daud mengatakan untuk perkara dugaan penyalahgunaan dana desa di Marimun sampai saat ini pihaknya telah melaksanakan pemeriksaan seluruh perangkat kampung yang melaksanakan kegiatan tersebut, termasuk daripada petinggi yang bersangkutan.

Selain itu juga memeriksa penyedia barang dan jasa yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan tersebut, termasuk telah melakukan pemeriksaan ahli, baik ahli pidana korupsi, dan dari akademisi ahli konstruksi untuk melaksanakan penghitungan kerugian keuangan negara.

Bahkan Daud memastikan dalam waktu dekat tim BPKP akan datang di Kutai Barat,

“Dan sampai saat ini kita telah melaksanakan permintaan penghitungan kerugian keuangan  negara dan dalam waktu dekat ini akan turun bersama sama (BPKP) untuk memastikan kembali kerugian keuangan negara yang timbul dalam penyidikan kita,” tukas Daud.

Baru kemudian, menurut Daud, setelah ditemukan kerugian negara akan menetapkan tersangkanya. Namun demikian ia memastikan proses penanganan dugaan penyelewengan dana desa Kampung Linggang Marimun tetap berjalan sebagaimana seharusnya.

“Jadi sampai saat ini proses penanganan dugaan penyalahgunaan dana desa Marimun masih berjalan sesuai dengan SOP dan sesuai dengan target yang akan kita penuhi.” pungkas Kanit Tipikor M Daud.

(IBI-Paul)