oleh

Terkait Limbah Radioaktif di Tangsel, Bareskrim Sudah Periksa 23 Saksi

Investigasi Bhayangkara Indonesia, Jakarta –  Perdalam terkait temuan zat radioaktif di Perumahan Batan Indah, Tangerang Selatan,akhirnya Polisi telah memeriksa sebanyak 23 saksi . Kini sebanyak enam orang dari PT Industri Nuklir Indonesia (Inuki) diperiksa sebagai saksi terkait kasus tersebut pada Jumat (6/3/2020) hari ini.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Argo Yuwono di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Jumat.(6/3)202 mengatakan Polisi telah memeriksa sebanyak 23 saksi terkait temuan zat radioaktif di Perumahan Batan Indah, Tangerang Selatan. Pertama adalah manajer, pelaksana gudang, kabag TU, manajer sales. Intinya yang berkaitan dengan keluar masuknya limbah radioaktif,” ujarnya..

Untuk itu, Argo menjelaskan sebelumnya, terdapat 17 orang yang telah diperiksa. Namun, Argo tidak merinci siapa 17 orang yang telah diperiksa tersebut. Setelah itu, polisi akan melakukan gelar perkara bila bukti telah dirasa cukup. “Kalau nanti dirasa penyidik cukup untuk pemeriksaan saksi, nanti akan digelar perkara. Kita akan menentukan kasus yang dilaporkan tadi, yang disidik. Hasil perkara nanti akan kita sampaikan,”jelasnya.

Dari data yang dihimpun, Pegawai Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) melaporkan SM ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri dengan dugaan memanfaatkan tenaga nuklir tanpa izin pada Jumat (28/2/2020). Polisi sebelumnya telah menggeledah dan menyegel rumah SM di Perumahan Batan Indah, Tangerang Selatan.

Aparat menemukan sejumlah zat radioaktif di rumah pegawai Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) tersebut. SM dilaporkan dengan Pasal 42 dan/atau Pasal 43 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran. H (Vecky Ngelo)

Komentar

News Feed